Seiring perkembangan zaman, menumbuk padi pakai lesung mulai ditinggalkan.
Namun, kesenian memainkan musik menggunakan gejog lesung masih dijaga hingga sekarang.
"Dulu itu kalau malam buat hiburan para petani."
"Kita jaga dan lestarikan gejog lesung, serta kita sampaikan ke masyarakat ini budaya kita," imbuhnya.
Sementara itu, Camat Cawas, Joko Purwanto (45) mengatakan setiap desa yang ada di Kecamatan Cawas memiliki kelompok jegog lesung.
Namun, baru ada 2 desa yang mengadakan Festival Gejog Lesung, salah satunya adalah Desa Barepan
"Harapannya ini suatu tradisi budaya yang harus dilestarikan dan terus dikenalkan kepada generasi muda."
"Ini adalah budaya leluhur yang harus kita uri-uri jangan sampai hilang."
"Jangan sampai budaya ini diambil oleh negara lain dan diklaim sebagai budaya mereka," ucap Joko Purwanto kepada Portaloka.id di Kantor Desa Barepan, Minggu siang, 27 Juli 2025.
Salah satu peserta, Aruna Kinasih (12) mengaku senang bisa tampil membawakan musik gejog lesung.
Ia merasa bangga bisa ikut melestarikan kesenian traidisonal Gejog Lesung agar tidak punah.