PORTALOKA.ID - Terungkap fakta baru bahwa pelajar SMP gantung diri di Bantul ternyata baru saja ditinggal cerai orang tua.
Hal ini terungkap dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry, mengatakan orang tua korban baru bercerai pada 3 bulan terakhir.
Imbasnya korban dan sang adik harus tinggal bersama kakek neneknya.
Baca Juga: Pelajar SMP Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Bantul Yogyakarta, Diduga Bunuh Diri
"Dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, korban dan adik korban ditinggal oleh orang tuanya yang telah bercerai dan keseharian diasuh oleh kakek-neneknya," ungkap Jeffry.
Di samping itu, terungkap kalau teman korban, R (15) juga sempat melihat tali yang digunakan korban untuk gantung diri pada Selasa, 22 Juli 2025 sekira pukul 19.30 WIB.
Jeffry bilang saat itu, R sempat bermain ke TKP dan menanyakan kegunaan tali tersebut.
Saat itu korban menjawab kalau tali akan digunakan untuk membuat mainan gantungan.
Baca Juga: Inilah Identitas Mayat Pria di Jembatan Glagah Kulon Progo Yogyakarta
"Saat ditanya oleh R, tali itu untuk apa. Dijawab korban bahwa akan membuat mainan gantungan," ucapnya.
Dari kejadian gantung diri ini keluarga telah menerima kematian korban sebagai musibah.
"Atas kejadian tersebut, keluarga menerima kematian korban dengan membuat surat penyataan yang ditandatangani oleh istri korban dan kemudian diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan," sambungnya.
Sebelumnya geger seorang pelajar SMP ditemukan meninggal dunia tergantung di kawasan Bantul pada Rabu, 23 Juli 2025 pukul 06.10 WIB.