Bukan sekadar meninjau, tapi juga mendengarkan dan berdiskusi langsung dengan para petugas yang setiap hari berada di garda terdepan.
“Kami ingin memastikan bahwa semua berjalan sesuai prosedur, dan yang tak kalah penting kami ingin hadir bersama tim di lapangan, mendengarkan apa yang mereka alami dan butuhkan."
Baca Juga: Bocah 3 Tahun Tewas Dibawa Terjun ke Sumur oleh Ibunya di Wedi Klaten, Ada Luka di Kepala Korban
"Kami juga tidak hentinya berupaya mengingatkan kesemua jajaran untuk melakukan semua pekerjaan sesuai dengan SOP dan turut berperan aktif menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayahnya masing-masing,” ujar Feni.
Feni menambahkan bahwa MSWT bukan hanya soal teknis tapi juga soal membangun komunikasi dua arah, saling mengingatkan, dan menjaga semangat kolektif bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
“Pada kegiatan MSWT, seluruh Managemen ikut terlibat tanpa terkecuali, meski secara langsung tidak berkaitan dengan pekerjaan teknis, namun keselamatan adalah tanggung jawab semua pihak dan seluruh insan KAI."
"Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk dukungan moral kepada para petugas serta komitmen bersama dan upaya proaktif dalam menjaga keselamatan operasional KA,” terang Feni.
Baca Juga: Bocah Perempuan 6 Tahun di Kebonarum Klaten Tewas Terpeleset ke Saluran dan Terjebak Gorong-gorong
Feni menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan secara berkala di seluruh lintas Daop 6, terutama menjelang masa-masa yang memerlukan perhatian ekstra seperti musim hujan, libur panjang, atau saat ada peningkatan frekuensi perjalanan kereta.
Semua dilakukan agar masyarakat bisa menikmati perjalanan dengan tenang, dan para petugas pun bekerja dengan lebih percaya diri.
Melalui pendekatan yang lebih humanis dan terbuka ini, KAI Daop 6 berharap keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab teknis, tetapi juga menjadi nilai bersama yang dijaga oleh seluruh insan perkeretaapian.
“KAI Daop 6 terus mendorong budaya “zero accident” dengan mengintegrasikan aspek keselamatan dalam setiap proses kerja dan pengambilan keputusan."
Baca Juga: 9 Pengamen dan 2 Badut Jalanan Diamankan Polres Klaten saat Operasi Premanisme