"Namun demikian, kita tidak boleh lengah."
Baca Juga: Bocah Perempuan 6 Tahun di Kebonarum Klaten Tewas Terpeleset ke Saluran dan Terjebak Gorong-gorong
"Operasi Patuh harus menjadi momentum untuk mengakselerasi kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya."
"Edukasi, penyuluhan, dan koordinasi lintas sektor harus terus ditingkatkan agar tujuan jangka panjang mewujudkan Indonesia Emas bisa tercapai," tutur Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.
Operasi Patuh Candi 2025 melibatkan total 2.480 personel gabungan, terdiri dari 240 personel Polda Jateng dan 2.240 personel dari Polres jajaran.
Penindakan akan dilakukan melalui tilang manual dan elektronik, serta penegakan hukum yang tetap mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis.
Baca Juga: 9 Pengamen dan 2 Badut Jalanan Diamankan Polres Klaten saat Operasi Premanisme
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Klaten, AKP Wendi Andranu menegaskan bahwa Operasi Patuh Candi 2025 di Klaten mengedepankan penindakan terhadap sejumlah pelanggaran yang menyebabkan fatalitas tinngi kecelakaan lalu lintas.
"Untuk pelaksanaan operasi patuh di tahun ini kita mengedepankan untuk pelaksanaan penindakan."
"Sasarannya antara lain tidak menggunakan helm, melawan arus, melanggar marka atau lampu lalu lintas, tidak menggunakan sabuk keselamatan, berkendara dalam keadaan mabuk, usia pengendara di bawah umur, serta penggunaan ponsel saat berkendara," ujar AKP Wendi Andranu.
Meski demikian, upaya pre-emptive dan edukasi kepada masyarakat tetap berjalan seiring melalui kegiatan sosialisasi di sekolah, jalan, instansi pemerintahan, dan tempat umum.
Dengan pelaksanaan operasi ini, Polres Klaten berharap dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas agar lebih tertib dan bertanggung jawab, sehingga angka kecelakaan dan fatalitas dapat ditekan. ***