“Tahun ini kita targetkan seluruh sekolah yang tidak layak sudah terdata dengan baik. Ini penting agar pembangunan tidak salah sasaran,” imbuhnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Desa Kujang, para tokoh masyarakat, serta para agnia (dermawan) yang turut bergotong royong membantu proses pembangunan kembali sekolah ini.
Ia berharap gedung baru ini dapat menjadi pemacu semangat bagi para siswa dan guru untuk lebih giat dalam proses belajar mengajar.
“Saya titip, fasilitas ini harus dijaga dan dirawat bersama. Jangan sampai rusak kembali karena kelalaian,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, dalam laporannya mengatakan bahwa pasca kebakaran, kegiatan belajar mengajar di SDN 2 Kujang sempat terganggu. Namun berkat kesepakatan bersama, proses pembelajaran sementara dipindahkan ke madrasah terdekat.
“Alhamdulillah, berkat dukungan masyarakat dan semua pihak, proses pembelajaran tetap bisa berjalan meski dalam keterbatasan. Kami sangat berterima kasih atas semua bantuan yang diberikan,” ujar Erwan.***