berita

4 Fakta Jemaah Haji Asal Bantul Yogyakarta Meninggal Dunia di Arab Saudi, Terindikasi Serangan Jantung hingga Tidak Dipulangkan ke Tanah Air

Selasa, 17 Juni 2025 | 16:38 WIB
Ilustrasi - Fakta 2 jemaah haji asal Bantul Yogyakarta wafat di Tanah Suci (Pixabay/Konevi)

Fakta kedua korban wafat sudah berusia lanjut yaitu 80 tahun.

Baca Juga: Dua Jemaah Haji Asal Bantul Yogyakarta Dikabarkan Meninggal Dunia di Tanah Suci Gegara Serangan Jantung

Adapun penyebabnya terdapat indikasi serangan jantung.

"(Jemaah yang meninggal) Udah sepuh (usia) di atas 80 tahun. Indikasi serangan jantung," ungkap Jauhar.

Kedua jenazah tersebut akan dimakamkan di Tanah Suci.

"Kami tidak mendapatkan informasi dimakamkan langsung atau tidak, tapi pengalaman yang sudah jika ada jemaah haji yang wafat di Mekkah setelah proses administrasi selesai langsung diurus oleh Maktab untuk dimandikan dan disalatkan di Masjidil Haram, serta dimakamkan di pemakaman umum Ma'la," urainya.

4. Jemaah Haji DIY Sudah Akan Dipulangkan

Sebagai informasi saat ini sudah masuk dalam masa pemulangan jemaah haji.

Kata Jauhar, untuk jemaah asal DIY akan dipulangkan mulai 31 Juni sampai 3 Juli 2025 mendatang.

"(Jamaah asal) DIY nanti baru pulang mulai kloter B1 terjadwal 31 Juni, lalu nanti yang lain tanggal 1 sampai 3 Juli. DIY hanya 10 kloter, nanti kloter 62 itu bercampur jemaah (asal) Karanganyar dan yang 71 bercampur juga dengan jemaah asal Jateng (Jawa Tengah) lainnya," urainya.

Ia mengatakan beruntung tidak ada jemaah haji asal DIY yang mengalami sakit parah.

Baca Juga: Terungkap Masa Jabatan Pak Kepsek yang Tewas Gantung Diri di Pantai Ngungap Gunungkidul Yogyakarta

"Kalau sakit ringan ada, setelah puncak haji biasa itu ada yang batuk pilek. Rata-rata memang seperti itu, tapi yang sakit berat menurut laporan teman-teman tidak ada," pungkas Jauhar.

Itulah deretan fakta jemaah haji asal Bantul yang meninggal di Tanah Suci.***

Halaman:

Tags

Terkini