Sehingga untuk membedakan dengan mereka maka umat Muslim dianjurkan untuk puasa Tasua pada 9 Muharram.
Dalil keutamaan puasa Tasua dan Asyura antara lain:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharam. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR Muslim)
Baca Juga: Niat Puasa 9 dan 10 Muharram Lengkap dengan Tata Caranya
2. Sedekah
Umat Muslim diimbau untuk perbanyak sedekah pada Bulan Muharram.
Hal ini dikarenakan Bulan Muharram dikenal juga sebagai bulannya 'bersedekah'.
Pada saat Bulan Muharram semua amalan kebaikan diberi pahala yang berlipat.
Oleh sebab itu, sedekah sangat dianjurkan di Bulan Muharram.
Baca Juga: 15 Ucapan Tahun Baru Islam 2024 Penuh Harapan dan Doa, Sambut 1 Muharram 1446 Hijriah
3. Perbanyak Ibadah dan Berdoa
Banyak peristiwa besar terjadi saat Bulan Muharram, seperti diselamatkannya Nabi Musa dari Firaun, Nabi Ibrahim selamat dari kobaran api, dan Nabi Isa diangkat ke langit oleh Allah SWT.
Selain itu, terdapat pula peristiwa yang memilukan terjadi di Bulan Muharram.
Peristiwa tersebut adalah tragedi Karbala yang menyebabkan terbunuhnya Husain bin Ali bin Abi Thalib, salah satu cucu Nabi Muhammad SAW.
Maka dari itu, karena banyaknya terjadi peristiwa penting pada Bulan Muharram hendaknya kita melakukan banyak refleksi diri seperti berdoa dan ibadah. ***