"Sebelum dievakuasi, kita melakukan pemasangan gas oksigen terlebih dahulu untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan, karena korban ketika telepon mengatakan kaki sebelah kiri mati rasa."
"Proses evakuasi kita melakukan penyobekan di bagian springbed dan pemotong per springbed. Hanya pakai manual tang potong sama cutter untuk sobek springbed," ujarnya.
Proses evakuasi korban membutuhkan waktu sekitar 10 menit.
Setelah itu, korban mendapatkan perawatan medis dari PMI.
"Tertancap hampir 1 sentimeter, jadi per dari springbed masuk sebalah kiri pinggul diamater 1 mili. Terdapat luka sobek di pinggul kiri, di Klaten kasus pertama kali."
"Kami mengimbau tetap pastikan dulu karena springbed per sudah berkarat dan harus dilakukan pengecekan berkala," tutup Satria Bagianto. ***