berita

Kronologi Lengkap Pemuda Tembak Siswa Silat Pakai Airsoft Gun di Delanggu Klaten, Rombongan Pelaku Datang 50 Orang Naik Motor Bikin Suara Bising

Kamis, 29 Mei 2025 | 12:02 WIB
Seorang pemuda ditangkap polisi gegara kasus penembakan menggunakan senjata airsoft gun di halaman SDN 1 Kepanjen, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Minggu, 23 Februari 2025. (Polres Klaten)

PORTALOKA.ID - Seorang pemuda, NCM (22) ditangkap polisi Polres Klaten, Jawa Tengah, gegara kasus penembakan menggunakan senjata airsoft gun.

Warga Dukuh Jetis, Desa Tawangrejo, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah itu menembak seorang siswa pencak silat saat latihan di halaman SDN 1 Kepanjen, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Minggu, 23 Februari 2025.

Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo mengatakan kejadian bermula saat korban sedang duduk di atas pagar halaman sekolah menghadap ke arah bangunan sambil mengikuti latihan rutin perguruan pencak silat.

"Tiba-tiba, rombongan konvoi sekitar 30 sepeda motor beranggotakan lebih dari 50 orang datang dari arah barat dan berhenti di depan sekolah," kata AKBP Nur Cahyo saat konferensi pers di Mapolres Klaten, Rabu, 28 Mei 2025.

Baca Juga: Pemuda Ditangkap Polisi Gegara Tembak Siswa Silat Pakai Airsoft Gun di Delanggu Klaten, Ini Motifnya

AKBP Nur Cahyo menuturkan para pemotor menarik-narik gas motor sehingga menciptakan suara bising yang mengganggu latihan.

Tidak lama setelah itu, NCM mengacungkan airsoft gun ke arah siswa yang sedang berlatih.

NCM berdiri di dekat pagar sekolah tepatnya di sebelah barat papan nama sambil memegang senjata airsoft gun warna hitam.

Kemudian, NCM menembakkan senjata tersebut ke arah korban.

Baca Juga: Wabup Klaten Benny Indra Beberkan Detik-detik Mobil Dinas Toyota Fortuner Diseruduk Bus Sugeng Rahayu di Jalan Jogja-Solo Delanggu: Bannya Ngunci

"Mengacungkan senjata ke arah siswa maupun yang melatih siswa perguruan pencak silat, kemudian menembakkan senjata tersebut."

"Pelaku berjalan ke arah timur atau menuju ke korban berada, hingga akhirnya posisi pelaku berdiri di belakang korban dengan jarak 3 atau 4 meter, kemudian langsung menembak lagi," ujarnya.

AKBP Nur Cahyo menyebutkan tembakan itu mengenai lengan tangan kanan korban.

Setelah itu, korban langsung turun dari pagar menuju ke selatan papan nama sekolah.

Halaman:

Tags

Terkini