Korban pun balas dengan menyabetkan celuritnya ke badan pelaku.
Keduanya sama-sama terluka.
Jari kelingking dan paha pelaku terkena sabetan celurit dari korban.
Terakhir, korban akhirnya menyerah dan pelaku pun pergi.
"Setelah itu korban mengatakan 'wis mas' atau dalam bahasa Indonesia 'sudah mas' dan duel selesai," ujarnya.
Berdasarkan pengakuan pelaku kata Mirza, usai duel sejatinya korban masih hidup.
Nyawa korban tak tertolong saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
"Di lokasi duel itu korban masih hidup, baru saat dibawa ke rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, kepolisian berhasil menangkap pelaku duel maut dengan celurit di Jalan Bawuran, Bantul, DI Yogyakarta.
Seorang pemuda bernama Agus Setya Prayoga (17) dinyatakan meninggal dunia.
Sementara pelakunya berinisial NA (18) alias Dobleh, warga Jetis, Bantul.
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Achmad Mirza mengatakan pelaku berhasil diamankan di rumahnya seminggu setelah kejadian.