Kepala RPR terus mengeluarkan darah dan terasa sakit.
Para korban akhirnya berhenti di warung Madura untuk mengobati luka RPR.
Pertolongan yang dilakukan dengan menggunakan handsaplas dan tisu untuk menghentikan pendarahan.
Kemudian dua teman korban lainnya datang ke warung Madura lalu mengantarkan ketiganya pulang.
"Selang berapa saat, dua orang teman korban datang dan mengantar tiga korban untuk pulang," imbuhnya.
Jeffry melanjutkan kasus ini telah dilaporkan korban bersama orangtuanya ke Polsek Kasihan pada Selasa, 13 Mei 2025 pukul 19.00 WIB.
"Atas kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Kasihan dengan diantar orangtuanya pada Selasa (13/5/2025) sekira pukul 19.00 WIB," paparnya.
Kekinian, jajaran Polsek Kasihan sedang melakukan penyelidikan kasus untuk menemukan pelaku dan mengetahui motifnya.***