Sejumlah pembeli mengatakan iga gongso anglo memiliki cita rasa yang enak.
Selain itu, tekstur daging iganya juga empuk dan kuahnya segar.
"Saya kaget, soalnya beda dengan tempat yang lain."
"Kalau di sini pakai anglo ada baranya."
"Sensasinya pedas, seger dan panas."
"Kalau kita makan agak nanti masih enak, empuk masih panas," ucap salah satu pembeli, Iness Fitri Arianti, kepada Portaloka.id, Minggu, 11 Mei 2025.
Pengelola Bebong Cobek Obong, Agung Hardono menjelaskan iga gongso dan sop iga disajikan menggunakan anglo berisikan arang supaya kuahnya selalu panas.
Anglo dipilih karena memiliki estetika yang bagus dan dapat menyimpan panas.
"Memasak dengan anglo dan arang itu rasanya lebih beda, terasa nikmat, smokynya terasa."
"Iga gongso anglo itu per porsinya Rp 26 ribu, sedangkan sop iga anglo Rp 25 ribu."
"Setiap hari jadi menu favorit, bisa 15-20 porsi, kalau diakhir pekan bisa dua kali lipat."
"Pengunjung yang datang dari luar kota, ada yang dari Boyolali, Solo," ucap Agung Hardono, kepada Portaloka.id, Minggu, 11 Mei 2025.