"Sepeda motor ini dikemudikan oleh RDA dengan berboncengan RS, mereka berdua beralamat di Pagar Alam. Untuk kondisi pengendara maupun penumpang mengalami luka pada kepala dan kondisi meninggal dunia," jelasnya.
Berdasarkan keterangan sementara kepolisian, kecelakaan ini murni laka lantas atau tidak ada unsur kesengajaan.
Pasalnya kedua kendaraan hanya mengalami kerusakan yang ringan.
Kata Mulyanto, Xpander mengalami kerusakan pada bodi samping kiri.
Baca Juga: OTW ke Sumbawa NTB, Truk Bermuatan 1000 Karpet Terguling di Pengadegan Purbalingga
"Bodi samping kiri yang kena. Jadi tadi kalau ditanyakan apakah ada unsur kesengajaan, kalau tadi (dikatakan sengaja) menabrak saya kira tidak, karena posisi (kerusakan kendaraan) di sini (bodi samping)," ujarnya.
Terpisah, Kanit V Satreskrim Polresta Sleman Ipda Albertus Bagas Satria mengatakan pihaknya kini tengah mendalami adanya dugaan penjambretan.
Ia mengungkapkan telah menghimpun keterangan saksi-saksi yang ada di TKP penjambretan.
"Terkait dugaan penjambretan, kami dari Satreskrim sudah sedang melakukan penyelidikan. Kita kumpulkan keterangan saksi-saksi dan juga kita mencoba menggali lebih dalam terkait dugaan aksi jambret apakah ada di TKP lain," kata Bagas.
Baca Juga: Pemuda Pelaku Tindak Asusila di Jepara Ditangkap Polda Jateng, Korban 31 Anak Dibawah Umur
Adapun dari pemeriksaan sementara, kedua terduga jambret memang mengambil tas korban dan langsung melarikan diri.
"Untuk barang yang terkonfirmasi memang ada satu buah tas yang masih kami dalami," ujarnya.
Bagas melanjutkan, masih akan lakukan penyelidikan guna membuktikan benar tidaknya adanya penjambretan seperti yang viral di media sosial.