berita

Jawaban Tegas UGM terkait Insiden Dosen Tewas Bersimbah Darah di Kos Sleman Yogyakarta

Kamis, 24 April 2025 | 16:06 WIB
ILUSTRASI - UGM buka suara dalam kasus seorang dosen tewas bersimbah darah di kamar kos Sleman Yogyakarta (Pixabay/Mohamed_hassan)

Baca Juga: Geger Seorang Dosen Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Sleman Yogyakarta

"Untuk saat ini masih proses penyelidikan," pungkas Edy.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah di dalam kamar kos kawasan Sleman pada Selasa,22 April 2025 pukul 07.50 WIB.

Tepatnya ada di daerah Padukuhan Manggung, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Korban berinisial MN (30), warga Semarang, Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian membenarkan adanya laporan adanya seorang pria tewas di kosan kawasan Depok.

Baca Juga: Kapolres Boyolali Tinjau Langsung Posko Basecamp Timboa untuk Koordinasi Pencarian Pendaki yang Hilang di Gunung Merbabu

Adrian bilang, penemuan bermula saat pemilik kos mendapatkan laporan adanya bau menyengat dari lantai 2.

Pemililk kos langsung memeriksa dan melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.

Temuan ini langsung dilaporkan pada pihak berwajib.

Tak berselang lama, petugas kepolisian beserta tim Inafis serta dokter forensik tiba di lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Baca Juga: BRI Hadirkan Layanan Keuangan Hingga ke Pelosok Negeri, 1,2 Juta AgenBRILink Jangkau 88 Persen Wilayah Indonesia

"Pemilik kos dapat laporan dari penghuni lain, setelah lakukan pemeriksaan oleh pemilik kos diketemukan bahwa korban sudah dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah," kata Adrian dalam keterangannya dikutip Rabu, 23 April 2025.

Diketahui korban berprofesi sebagai dosen. Kini tengah menempuh pendidikan S3.

"Tapi kalau menurut informasi, korban itu sebenarnya dosen, kerja sebelumnya dosen, habis itu dia lanjut pendidikan, kuliah lagi," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini