Kamis, 4 Juni 2026

Kapolres Boyolali Tinjau Langsung Posko Basecamp Timboa untuk Koordinasi Pencarian Pendaki yang Hilang di Gunung Merbabu

Photo Author
Nova Kurniawati, Portaloka
- Kamis, 24 April 2025 | 15:01 WIB
Kapolres Boyolali tinjau posko basecamp timboa (polres.boyolali.go.id)
Kapolres Boyolali tinjau posko basecamp timboa (polres.boyolali.go.id)

BOYOLALI, PORTALOKA.ID - Seorang pendaki yang bernama Sugeng Parwoto (50) yang berasal dari Kabupaten Temanggung, dilaporkan hilang saat mendaki gunung Membabu.

Sugeng Parwoto dilaporkan tidak kembali setelah mendaki melalui jalur Dukuh Timboa sejak Jumat, 18 April 2025 malam.

Terakhir terlihat di sekitar Pos 5 dan dinyatakan hilang sesaat setelah cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut pada Sabtu, 19 April 2025, pukul 02.00 WIB.

Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto, turun langsung ke Posko Basecamp Timboa, Desa Ngadirojo, Kecamatan Gladagsari, Jawa Tengah, pada Selasa, 22 April 2025, sore.

Baca Juga: BRI Hadirkan Layanan Keuangan Hingga ke Pelosok Negeri, 1,2 Juta AgenBRILink Jangkau 88 Persen Wilayah Indonesia

Untuk mengikuti rapat koordinasi bersama tim SAR terkait pencarian pendaki yang hilang, dan ini merupakan bagian dari langkah percepatan serta penguatan strategi pencarian.

AKBP Rosyid Hartanto menegaskan komitmen penuh Polres Boyolali dalam mendukung misi kemanusiaan ini.

Kehadiran pihak kepolisian tidak hanya sebatas pengamanan saja tetapi juga sebagai elemen penting dalam membangun kerja sama lintas sektor demi keselamatan korban.

"Kami berada disini untuk memastikan pencarian dilakukan secara maksimal, terarah, dan aman. Ini adalah tanggung jawab kemanusiaan yang harus kita selesaikan bersama, " ujar AKBP Rosyid Hartanto.

Baca Juga: Bocah SD Minta Tolong ke Damkar Klaten Susah Lepas Cincin, Jarinya Bengkak

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Kapolsek Ampel, AKP Sunarto, personil Koramil 05 Ampel, BPBD Boyolali, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, serta puluhan relawan dari berbagai daerah.

Totalnya ada sekitar 50 personil gabungan yang terlibat dalam proses pencarian lanjutan.

Kendala utama dalam proses pencarian tersebut adalah medan yang curam serta cuaca yang tidak bersahabat.

Jalur pendakian yang licin, gelap saat malam hari, serta hujan berkala dan kabut tebal di sejumlah titik, memperlambat tim penyisir dalam melacak keberadaan korban.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X