Upaya lanjutan dimulai pada Rabu, 23 April 2025 pukul 07.30 WIB, yang diawali dengan apel kesiapan yang diikuti oleh jajaran kepolisian, tim SAR, dan pihak terkait lainnya.
Informasi terakhir menyebutkan bahwa Sugeng Parwoto tiba di Pos 5 sekitar pukul 23.00 WIB dan ketika hujan lebat yang terjadi pukul 02.00 WIB, ia tak berada di tendanya.
Di lokasi tersebut hanya ditemukan jas hujan dan sepatu Sugeng Parwoto.
Meskipun sebelumnya sempat diajak turun oleh rekan pendaki, namun Sugeng memilih untuk tetap berada di gunung dan berencana pulang pada Minggu.
Kapolres Boyolali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca serta memperhatikan aspek keselamatan.
"Kami mengimbau agar setiap pendakian dilakukan secara berkelompok dan terencana. Jangan sepelekan kondisi cuaca. Keselamatan adalah prioritas utama, " tegas Kapolres Boyolali.
Pihak kepolisian menyatakan akan tetap mendukung penuh pencarian bersama tim SAR, hingga korban ditemukan, dan memastikan seluruh proses sesuai prosedur dan standar keselamatan. ***
Artikel Terkait
Geger 20 Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diciduk Balai TNGM Bersama Tim Gabungan, Begini Kronologinya
Identitas Pendaki Ilegal Gunung Merapi yang Berhasil Diamankan Petugas TNGM yang Masuk Lewat New Selo Boyolali