"Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum secara adil dan transparan. Ini bukti bahwa kami tidak pandang bulu dalam menindak anggota yang melanggar. Semua anggota harus sadar bahwa tindakan melawan hukum akan mendapat sanksi tegas," jelas Kapolres Sikka dalam pernyataannya yang dibacakan oleh Iptu Yermi Soludale.
Kapolres Sikka juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada korban dan keluarga atas perbuatan oknum polisi tersebut.
Polres Sikka berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang berjalan.
Adanya konferensi pers ini merupakan wujud transparansi Polres Sikka kepada publik mengenai hasil sidang etik, proses hukum lanjutan, serta upaya preventif untuk mencegah kejadian serupa.
Polres Sikka berharap bahwa tindakan tegas ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan menjadi pelajaran penting bagi seluruh anggota kepolisian agar senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan kode etik kepolisian dalam melayani masyarakat.***