"Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum secara adil dan transparan. Ini bukti bahwa kami tidak pandang bulu dalam menindak anggota yang melanggar. Semua anggota harus sadar bahwa tindakan melawan hukum akan mendapat sanksi tegas," jelas Kapolres Sikka dalam pernyataannya yang dibacakan oleh Iptu Yermi Soludale.
Kapolres Sikka juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada korban dan keluarga atas perbuatan oknum polisi tersebut.
Polres Sikka berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang berjalan.
Adanya konferensi pers ini merupakan wujud transparansi Polres Sikka kepada publik mengenai hasil sidang etik, proses hukum lanjutan, serta upaya preventif untuk mencegah kejadian serupa.
Polres Sikka berharap bahwa tindakan tegas ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan menjadi pelajaran penting bagi seluruh anggota kepolisian agar senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan kode etik kepolisian dalam melayani masyarakat.***
Artikel Terkait
4 Fakta Santri Ponpes Mojokerto Terseret Ombak Pantai Parangtritis Yogyakarta, Ternyata Sudah Berkali-kali Diperingati Petugas
Berantas Pungli, Dedi Mulyadi Larangan Segala Bentuk Sumbangan di Jalan Raya di Wilayah Jawa Barat
17 SMA dan SMK Terbaik di Sleman yang Masuk Jajaran TOP 1000 Sekolah, Rekomendasi SPMB 2025
Siap-Siap SPMB 2025 Dibuka! Ini 28 SMA SMK, dan MA Terbaik Kota Bekasi yang Masuk dalam Deretan TOP 1000 Sekolah
Pusat Kuliner Alun-Alun Ciamis Resmi Dibuka, Ini Pesan Bupati Ciamis: Jadikan yang Terbaik dan Terindah di Jawa Barat