Korban ditemukan mengapung tanpa identitas.
Personil Palang Merah Indonesia (PMI) Kulon Progo, Diky membenarkan pihaknya menerima adanya laporan mayat mengapung di bawah grojokan air Jembatan Ngapak.
"Laporan masuk tadi sekitar jam 10.20 WIB. Lokasinya di sekitar groundsill jembatan Ngapak, Nanggulan. Posisi mayat ditemukan mengapung di bawah grojokan air sekitar situ," ucap Diky.
Diky bilang, hingga kini korban belum diketahui identitasnya.
Ia mengatakan korban diketahui berjenis kelamin perempuan.
Saat ditemukan, mayat tersebut masih mengenakan gelang emas di tangan sebelah kanan dan cincin di jari manis tangan kiri.
Baca Juga: Lebaran Idul Fitri 2025 Hari Ketiga Pengguna Commuter Line di Wilayah VI Yogyakarta Tembus 287 Ribu
"Untuk identitas belum diketahui. Jenis kelaminnya perempuan, ada gelang emas di tangan sebelah kanan sama cincin di jari manis tangan kiri," terangnya.
Selain itu, ditemukan pula luka semacam luka bekas sayatan.
Adapun luka tersebut ada di bagian selangkangan atau paha atas dan ketiak.
Namun, luka ini belum diketahui pasti apa penyebabnya.
"Ada luka, semacam sayatan tapi belum tahu luka karena apa. Entah efek jatuh kena benda keras belum bisa dipastikan. Untuk letak lukanya di bagian selangkangan atau paha atas. Kemudian ada juga luka di bagian ketiak," tandasnya.***