Sabtu, 18 Juli 2026

Pastikan Kelancaran Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2025, Kapolres Klaten Atur Lalu Lintas di Simpang Tiga Candi Prambanan

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Kamis, 3 April 2025 | 10:35 WIB
Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo turun langsung mengatur arus lalu lintas di Simpang Tiga Candi Prambanan guna memastikan kelancaran perjalanan para pemudik.  (Dok Humas Polres Klaten)
Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo turun langsung mengatur arus lalu lintas di Simpang Tiga Candi Prambanan guna memastikan kelancaran perjalanan para pemudik. (Dok Humas Polres Klaten)

PORTALOKA.ID - Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo turun langsung mengatur arus lalu lintas di Simpang Tiga Candi Prambanan guna memastikan kelancaran perjalanan para pemudik.

Dari atas panggung pengaturan lalu lintas, AKBP Nur Cahyo mengarahkan kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang berkepanjangan, Rabu, 2 April 2025.

Dengan menerapkan sistem buka-tutup secara manual, rekayasa lalu lintas dilakukan agar kendaraan dapat bergerak lebih cepat dan aman.

Koordinasi yang solid antara petugas di lapangan akhirnya membuahkan hasil, sehingga arus kendaraan kembali lancar.

Baca Juga: Bolu Coklat Bikinnya Simpel Rasanya Enak Cocok untuk Hidangan Kumpul Keluarga di Rumah, Cek Resepnya di Sini!

"Arus lalu lintas hari ini (Rabu, 2 April 2025) cukup padat, Alhamdulillah bisa kita urai," kata AKBP Nur Cahyo.

AKBP Nur Cahyo mengatakan evaluasi sejak pagi hingga pukul 15.00 menunjukkan adanya peningkatan volume kendaraan dibanding hari sebelumnya.

Data yang diperoleh dari penghitungan kendaraan di dua lajur serta jumlah pengunjung di kawasan wisata Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan mengonfirmasi bahwa aktivitas masyarakat meningkat secara signifikan.

"Kami cocokkan dengan data pengunjung di TWC itu sendiri, itu juga bertambah."

Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diprediksi 6-7 April 2025, AHY: Kita akan Terus Pantau

"Artinya, terjadi juga peningkatan aktivitas masyarakat di Prambanan," ucapnya.

Di pagi hari, arus kendaraan lebih didominasi oleh masyarakat yang keluar dari Jakarta menuju Solo.

Namun, dibandingkan hari sebelumnya, kepadatan yang biasanya terjadi pada pukul 14.00 justru mulai lebih awal.

Meski demikian, melalui rekayasa lalu lintas, penempatan personel yang optimal, dan koordinasi dengan berbagai pihak, arus kendaraan dapat diurai lebih cepat.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X