berita

Warga Tundungan Juwiring Klaten Menggelar Tradisi Malam Selikuran Sambut Datangnya Malam Lailatul Qadar Bulan Ramadhan

Jumat, 21 Maret 2025 | 08:54 WIB
Warga Kampung Tundungan, Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menggelar tradisi Malam Selikuran, Kamis sore, 20 Maret 2025 untuk menyambut datangnya Malam Lailatul Qadar. (Portaloka.id/Wulan KP)

PORTALOKA.ID - Puluhan orang mengikuti acara tradisi Malam Selikuran, Kamis sore, 20 Maret 2025.

Acara itu dilakukan oleh warga Kampung Tundungan, Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Malam Selikuran merupakan tradisi yang dilaksanakan untuk menyambut datangnya Malam Lailatul Qadar.

Malam Selikuran adalah penanggalan Jawa di hari ke dua puluh satu di Bulan Ramadhan.

Baca Juga: Tuyul hingga Gatot Kaca Juara Kostum Paling Unik Jalan Sehat Warga Tundungan, Juwiring, Klaten, Kemeriahan HUT Kemerdekaan RI ke-79

Tradisi ini digelar dengan cara warga kumpul bersama, berdoa dan makan bareng atau kenduri.

Warga datang membawa satu paket makanan berisi nasi dan beragam lauk pauk.

Ada sambal goreng krecek, mie goreg, tempe goreng, kerupuk hingga kolak.

Makanan itu lalu dibawa ke rumah salah satu warga.

Warga datang membawa satu paket makanan berisi nasi dan beragam lauk pauk untuk tradisi Malam Selikuran Kampung Tundungan, Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/Wulan KP)

Baca Juga: Kemeriahan Jalan Sehat Warga Tundungan, Juwiring, Klaten, Semarak HUT RI ke-79, 10 Kostum Paling Unik Dapat Hadiah Spesial

Setelah makanan terkumpul, kemudian warga berdoa bersama untuk mendoakan para leluhur dan keselamatan warga.

Tokoh Masyarakat Desa Kenaiban, Abdul Wachid mengatakan, tradisi Malam Selikuran merupakan salah satu cara untuk memuliakan Bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Selain itu, melalui tradisi Malam Selikuran juga bisa dimanfaatkan untuk mempererat tali persaudaraan dan kekompakan warga.

Halaman:

Tags

Terkini