"Lalu pukul 16.30 WIB RKP dijemput MAM, kemudian menuju ke rumah KPP. Nah sampai di lokasi sudah ada KPP dan AF," ujarnya.
Kata Jeffry, dari ide KPP, miras tersebut dicampur dengan pil sapi yang sudah digerus.
Mereka berempat akhirnya pesta miras.
"Kemudian KPP mencampur miras oplosan dengan pil sapi yang sudah digerus," ucapnya.
Pada pukul 21.00 WIB, RKP mengeluh dadanya terasa panas.
Selanjutnya, dia menghubungi A (18) untuk menjemput di rumah KPP.
Kemudian pukul 21.15 WIB, A tiba di rumah KPP dan membawa RKP pulang ke rumah.
Menurut Jeffry dari keterangan A, saat itu RKP hanya tidur dan tidak mau makan.
"Menurut keterangan saksi (A), sampai di rumah RKP hanya tidur dan tidak mau makan," katanya.
Keesokan harinya, A menjenguk RKP di rumahnya dengan membawakan makan, susu, hingga air kelapa dalam kemasan pada pukul 21.00 WIB.
Namun, RKP menolak makanan tersebut.
"Saksi juga menawari RKP untuk makan, tapi yang bersangkutan tidak mau," ujarnya.
Hingga keesokan harinya, RKP muntah-muntah dan dilarikan ke Rumah Sakit Pratama, Kota Jogja, untuk penanganan.