"Genteng pada terbang, kita selamatkan anak dulu," ucap Slamet Wahono pada Portaloka.id, Selasa pagi, 25 Februari 2025.
Sementara itu, Kepala Pelaksanakan BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna mengatakan ada 60 rumah warga yang rusak terdampak angin kencang.
Petugas gabungan bersama relawan dan warga pun saling membantu untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak.
"Dampak hujan angin kemarin sore (Senin, 24 Februari 2025) ada 60 bangunan rusak termasuk pabrik, 1 sekolah."
"Kerusakan rata-rata atap genteng terbang, atap galvalumnya."
"Kalau untuk pabriknya roboh dan ada joglo roboh mengenai sebuah mobil," ujar Syahruna pada Portaloka.id, Selasa pagi, 25 Februari 2025.
Angin kencang juga merobohkan pabrik arang briket hingga rata dengan tanah.
Peristiwa itu mengakibatkan 2 karyawan pabrik pun harus dilarikan ke rumah sakit akibat tertipa atap bangunan.
"Saya tertimpa, posisi di depan gerbang. Teman saya satunya tertimpa belakang badan, masih syok."
"Saya dijahit bagian kepala sebanyak 4 karena luka dalam. Tangan saya tertimpa, ada luka lecet, bisa bergerak," kata karyawan pabrik, Diki Fajar kepada Portaloka.id, Senin, 24 Februari 2025. ***