Minggu, 19 Juli 2026

VIRAL! Uji Coba KA Cepat Solo-Wonogiri Memakan 7 Korban Tewas, Kerugian Capai Rp15 Juta

Photo Author
- Minggu, 2 Februari 2025 | 21:31 WIB
Uji coba KA Batara Kresna diwarnai dengan tragedi terlindasnya 7 ekor kambing warga (Tangkapan Layar YouTube Sepursepuran)
Uji coba KA Batara Kresna diwarnai dengan tragedi terlindasnya 7 ekor kambing warga (Tangkapan Layar YouTube Sepursepuran)

SUKOHARJO, PORTALOKA.ID - Sebanyak tujuh ekor kambing terlindas kereta api (KA) cepat Batara Kresna dengan lokomotif CC 206.

Insiden ini terjadi ketika uji coba jalur perlintasan Solo-Wonogiri pada Kamis, 29 Januari 2025 tepatnya di Desa Kedungwinong, Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dalam video yang viral di media sosial, tampak dalam sudut pandang masinis terdapat sekumpulan kambing yang melintas di atas perlintasan tersebut.

Dari keterangan yang dihimpun tim Portaloka.id, pemilik kambing bernama Kasrin (65), mengaku sering menggembala kambing di belakang rumahnya yang tidak jauh dari perlintasan kereta api.

Baca Juga: Finalisasi Grafik Perjalanan Kereta Api Gapeka Selesai, Pemesanan Tiket KA Februari 2025 Dibuka Secara Bertahap

“Kambing-kambingnya biasanya akan mencari makan hingga di tepi rel. Tiba-tiba KA Batara Kresna dari Wonogiri menuju ke Sukoharjo sekitar pukul 15.30 WIB langsung melindas tujuh kambing,” kata Kasrin pada Jumat, 31 Januari 2025.

Kasrin menyebut dirinya tidak mengetahui bahwa ada uji coba saat kejadian berlangsung, sebab biasanya kereta hanya melintas sampai pukul 13.00 WIB saja.

"Saya tidak tahu akan ada uji coba. Biasanya pukul satu siang itu sudah tidak ada KA, biasanya kambing saya lepas. Dan biasanya nanti pulang sendiri," kata Kasrin.

Kemudian, dirinya dikagetkan dengan suara kereta api dan mendapati kambingnya sudah mati terlindas kereta.

Baca Juga: Resmi Ditutup, BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Gaet Lebih Dari 63 Ribu Pengunjung dan Realisasikan Business Matching Senilai USD90,6 Juta

Akibat kejadian ini, Kasrin mengalami kerugian sekitar Rp15 juta dengan harga kambing Rp1,5-3 juta per ekor.

"Dari delapan ekor, tujuh ekor mati yang satu kakinya patah. Kurang lebih (kerugian) Rp15 jutaan. Kambing yang mati dikubur di sekitar situ," ujar Kasrin.***

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X