AKP Joshua juga meluruskan rumor yang beredar bahwa korban sedang berbadan dua adalah tidak benar.
"Ada yang bilang juga bahwa korban sedang hamil."
"Kami pastikan bahwa korban tidak hamil."
"Saya minta masyarakat bijak dalam bermedia sosial dan menghormati proses penyidikan yang ada agar pelaku cepat tertangkap dan kasus terungkap dengan sempurna," pungkasnya.
Hasil autopsi menyebutkan bahwa penyebab kematian korban diduga karena kekurangan nafas akibat terhambat jalan pernafasan, kemungkinan bisa akibat cekikan.
Selain kekurangan napas, diduga korban juga mengalami kekerasan sebelum akhirnya meninggal dunia. ***
Artikel Terkait
Bagian Tubuh Korban Belum Lengkap, Satreskrim Se-Jatim Buru Pelaku Mutilasi di Ngawi
Korban Mutilasi Ngawi Sempat Temui Beberapa Kerabatnya di Blitar, Tak ada Firasat
Bukan Janda, Ternyata Korban Mutilasi di Ngawi Pernah Tiga Kali Menikah dan Punya Suami Siri: Tak Datang ke Pemakaman
Korban Mutilasi Dalam Koper di Ngawi Sempat Ungkap Terimakasih: Semoga Jadi Magnet Rezeki
Fakta di Balik Penemuan Mayat Dalam Koper Merah di Ngawi, Ada Kuncir Rambut di Tangan Kanan