PEKALONGAN, PORTALOKA.ID - Sejumlah langkah nyata telah dilakukan Polda Jawa Tengah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Polda Jawa Tengah terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam menangani bencana alam di beberapa wilayah.
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, terjun langsung ke lokasi tanah longsor di Kabupaten Pekalongan pada Rabu, 22 Januari 2025, pagi.
Kunjungan ini sebagai wujud dukungan langsung kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Baca Juga: Tim Gabungan Polres Pekalongan Evakuasi Korban Longsor di Petungkriyono, 17 Orang Meninggal Dunia
Dalam upaya evakuasi dan pencarian korban, Polda Jawa Tengah telah mengerahkan unit K9 dari Ditsabhara yang telah datang sejak Selasa, 21 Januari 2025, petang.
Serta melibatkan tiga anjing pelacak untuk membantu menemukan korban yang tertimbun material longsor.
Upaya tersebut membuahkan hasil, petugas telah menemukan tiga korban meninggal dunia.
Ketiga korban tersebut adalah NA warga Desa Songgodadai, TP warga Yosorejo, dan AB seorang bayi berusia 5 bulan yang merupakan anak dari korban tewas bernama IW yang berasal dari Desa Kasimpar.
Baca Juga: Warga Pekalongan Berhasil Menangkap Buaya Sepanjang 2 Meter, 1 Orang Terluka di Sekujur Badannya
Sejauh ini, petugas telah berhasil mengevakuasi 20 korban yang menginggal dunia karena tertimbun material longsor.
"Kemarin kami sudah menurunkan 100 personil, dan hari ini mendapat tambahan 200 personil dari Brimob dan Samapta Polda, " jelas AKBP Doni Prakoso Widamanto, Kapolres Pekalongan.
Ratusan personil gabungan dari TNI-Polri, BPBD, dan para relawan terus berusaha untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor.
Dua unit ekskavator dikerahkan untuk mempercepat pembukaan jalur yang tertutup.
Baca Juga: Polres Pekalongan Amankan 8 Remaja Bersenjata Tajam yang Diduga Hendak Tawuran
Dengan terbukanya akses jalan, diharapkan pendistribusian bantuan dan pemulihan warga yang terdampak bisa lebih efektif.
"Kami terus berupaya semaksimal mungkin, baik dalam pencarian korban maupun pemulihan kondisi masyarakat."
"Kami berharap masyarakat mengikuti arahan petugas dan segera melaporkan jika ada tanda-tanda bencana, agar langkah antisipasi dapat segera dilakukan," ujar Kombes Pol Artanto, Kabid Humas Polda Jateng.
Untuk itu, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi adanya bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah di Jawa Tengah. ***
Artikel Terkait
Kesaksian Pemilik Fortuner Parkir yang Dihantam Truk di Kulon Progo Yogyakarta: Ada Suara Ledakan
Karyawan Indomaret Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kupang NTT, Seutas Tali Masih Terikat di Leher
Pendaftaran CPNS 2025 Segera Dibuka, Ini 20 Instansi Paling Diminati Pelamar, Kamu Tertarik?
40.491 Gagal Seleksi Administrasi Sekolah Kedinasan, Lengkapi Berkas Berikut Agar Lolos Seleksi!
Daop 6 Yogyakarta Tutup Perlintasan di Sedayu Bantul, Upaya Meningkatkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api
Peserta CASN 2024 Mengundurkan Diri? Ini Kriteria, Sanksi, dan Prosedurnya
Rumah Warga Desa Ronggojati Wonogiri Tertimpa Tanah Longsor, Polsek Batuwarno Gercep Kerja Bakti Bersihkan Material Longsor
Kemenag Umumkan Hasil Akhir Pasca Sanggah CPNS 2024, Sebanyak 1.559 Sanggahan Ditolak, Begini Penjelasan Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin