Kamis, 4 Juni 2026

Tangis Pilu Anak Korban saat Saksikan Rekonstruksi Penganiayaan Suami Kepada Istri Hingga Meninggal di Bantul Yogyakarta

Photo Author
- Kamis, 16 Januari 2025 | 18:55 WIB
Momen saat tersangka pembunuhan di Bantul mencium anak korban yang juga anaknya (Instagram @polresbantuldiy)
Momen saat tersangka pembunuhan di Bantul mencium anak korban yang juga anaknya (Instagram @polresbantuldiy)

BANTUL, PORTALOKA.ID - Polres Bantul kembali mengungkap babak baru dalam kasus penganiayaan tragis yang dilakukan seorang suami terhadap istrinya hingga meninggal dunia.

Rekonstruksi kasus ini digelar di Mapolres Bantul, Yogyakarta dihadiri oleh Jaksa Penuntut dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul, keluarga korban, dan beberapa pihak terkait.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menjelaskan bahwa rekonstruksi tersebut menghadirkan tersangka berinisial AM (28).

Dalam prosesnya, tersangka memperagakan setiap adegan penganiayaan yang berujung pada kematian istrinya.

Baca Juga: Tega! Seorang Lelaki di Bantul Rudapaksa Adik Ipar yang Masih di Bawah Umur

"Dari yang tadinya sekitar 8 adegan, ternyata berkembang menjadi 24 adegan yang diperagakan," ungkap Jeffry, dikutip Portaloka.id, Kamis, 16 Januari 2025.

Pesta Miras Sebelum Penganiayaan

Dari hasil rekonstruksi diketahui, tragedi ini bermula ketika tersangka menghabiskan waktu dengan pesta minuman keras bersama tiga temannya di sebuah pos ronda di sebelah barat gudang yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah pesta tersebut, peristiwa kelam pun terjadi. Tersangka mengakhiri hidup istrinya dalam kondisi yang mengenaskan.

Baca Juga: Toyota Innova Putih Tabrak Tiang di Perlintasan Kereta Api Pakis Klaten, Mobil 'Terbang' Terdengar Suara Keras Seperti Petasan

Kehadiran Keluarga Korban

Rekonstruksi ini juga dihadiri oleh keluarga korban, yang datang untuk menyaksikan secara langsung jalannya reka adegan.

Momen paling emosional terjadi saat anak korban yang saat kasus ini terjadi masih berusia tujuh bulan, dihadirkan di lokasi rekonstruksi.

Tangis haru pun pecah ketika tersangka diberi izin untuk bertemu sejenak dengan anaknya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X