Minggu, 19 Juli 2026

Santri Tewas Peluk Al Quran saat Kebakaran Ponpes DDI Patobong, MUI Sulsel: Fisabilillah

Photo Author
- Jumat, 10 Januari 2025 | 09:35 WIB
Sekertaris Komisi Fatwa MUI Sulsel, Syamsul Bahri Abd Hamid menanggapi santri yang tewas memeluk Al Quran saat kebakaran. (MUI Sulsel)
Sekertaris Komisi Fatwa MUI Sulsel, Syamsul Bahri Abd Hamid menanggapi santri yang tewas memeluk Al Quran saat kebakaran. (MUI Sulsel)

PINRANG, PORTALOKA.ID - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menanggapi santri yang tewas terbakar sembari memeluk Al Quran.

Hal itu disampaikan melalui Sekertaris Komisi Fatwa MUI Sulsel, Syamsul Bahri Abd Hamid.

Diketahui insiden itu terjadi pada Muh Zahwa (14) pada Rabu, 8 Januari 2024 sekitar pukul 13.00 WITA.

Melansir MUI Sulsel, Syamsul mengungkap, korban meninggal dalam keadaan fisabilillah.

Baca Juga: Ponpes DDI Patobong Sulawesi Selatan Kebakaran, 1 Santri Tewas Peluk Al Quran

Hal itu sebagaimana dalam sebuah hadis nabi.

”Barangsiapa yang pergi untuk menuntut ilmu, maka dia telah termasuk golongan sabilillah (orang yang menegakkan agama Allah) hingga ia pulang kembali.” (HR. Tirmidzi).

Menurutnya, korban meruapakan orang yang sedang mencari ilmu sehingga mendapat naungan dan ridha dari malaikat.

”Terhadap orang yang menuntut ilmu malaikat membentangkan sayapnya (menaungi), karena malaikat ridha dengan ilmu yang dicari orang tersebut," jelas dia.

Baca Juga: Berkas Perkara Tersangka Kasus Santri Dibakar Hidup-hidup di Simo Boyolali Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kronologi Kebakaran

Diberitakan sebelumnya, Asrama Putra Pondok Pesantren (Ponpes) DDI Patobong, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami kebakaran.

Kebakaran terjadi pada Rabu, 8 Januari 2025 sekitar pukul 13.00 WITA.

Dalam insiden itu, seorang santri bernama Muh Zahwa (14) tewas dalam kondisi memeluk Al Quran.

Saat kejadian, para santri sedang berkumpul di masjid guna menunaikan sholat dzuhur, termasuk korban.

Baca Juga: Tak Sampai 2 Jam, Lansia di Bone Sulawesi Selatan Meninggal Dunia Usai Digigit Ular Kobra

"Itu para santri sedang salat dzuhur di masjid ponpes."

"Kemudian muncul api di salah satu bangunan asrama putra," ujar Teknisi DDI Patobong, Aris, Rabu, 8 Januari 2025.

Namun, ketika mendengar suara kebakaran, korban dan satu santri lainnya justru nekat masuk ke asrama.

Halaman:

Editor: Rohmana Kurniandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X