Minggu, 19 Juli 2026

Ungkapan Haru Sevina, Korban Nyaris Tenggelam Atas Pertolongan Aipda Anditya di Pantai Pangandaran

Photo Author
Frista Zeuny, Portaloka
- Minggu, 5 Januari 2025 | 13:21 WIB
Pengakuan Sevina, korban terseret ombak di Pantai Pangandaran yang diselamatkan mendiang Aipda Anditya (Instagram @divisihumaspolri)
Pengakuan Sevina, korban terseret ombak di Pantai Pangandaran yang diselamatkan mendiang Aipda Anditya (Instagram @divisihumaspolri)

PORTALOKA.ID - Melalui aksi heroiknya, seorang anggota Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, Aipda Anditya Munartomo berhasil menyelamatkan wisatawan yang nyaris tenggelam di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat.

Diketahui korban bernama Sevina Azahra (14), wisatawan asal Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Ditemani sang Ibu, Sevina menceritakan kejadian saat terseret arus laut dan mendapat pertolongan dari Aipda Anditya Munartomo.

Sevina mengaku bersyukur atas pertolongan yang telah diberikan kepadanya.

Baca Juga: Kronologi Aksi Heroik Aipda Anditya Munartono Selamatkan Wisatawan Tenggelam di Pantai Pangandaran Jawa Barat

"Tapi orang yang telah menyelamatkan saya meninggal," ungkap Sevina melalui rekaman video yang diunggah oleh @divisihumaspolri pada Sabtu, 4 Januari 2025.

Atas aksi penyelamatan tersebut, Sevina mengucapkan banyak terimakasih kepada Aipda Anditya Munartomo.

Diberitakan sebelumnya, saat hendak menyelamatkan wisatawan lain, seorang Polisi bernama Bripka Anditia (35) terseret arus di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat hingga dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa kecelakaan laut yang menimpa anggota Polri ini terjadi di sekitar Pos 4 Pantai Barat Pangandaran, tepatnya depan Hotel Century, Jumat 3 Januari 2025 sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca Juga: Rumah Lansia di Samigaluh Kulon Progo Yogyakarta Dilalap Si Jago Merah, Dapur dan Kandang Kambing Hangus Terbakar

Berawal dari Aipda Anditya dan Bripka Wahyu yang melihat seorang wisatawan, Sevina Azahra (14) nyaris tenggelam karena tergulung ombak.

Keduanya pun bergegas memberikan pertolongan, namun ombak besar dan kuatnya arus mengakibatkan Aipda Anditya, korban, serta seorang saksi lain, Supri (48) terseret lebih jauh ke tengah laut.

Diperkirakan, mereka terbawa arus sekitar 40 meter dari bibir pantai.

Diketahui, Aipda Anditya dan korban berhasil diselamatkan menggunakan kapan nelayan yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X