SIKKA, PORTALOKA.ID - Seorang petani di Dusun Glak, Desa Hale, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal dunia akibat ditusuk oleh 4 orang pria.
Saat kejadian para pelaku sedang dalam kondisi mabuk.
Korban adalah PA (48), warga Desa Hale, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka.
Pihak kepolisian melakukan pengembangan kasus untuk memastikan semua pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya.
Polisi menduga motif pembunuhan terhadap korban PS dipicu oleh balas dendam lama yang diperburuk oleh pengaruh alkohol.
Kapolsek Bola, Iptu Muhamadong menuturkan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi mencatat identitas para saksi dan membawa jenazah PA untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kasus ini kami tindaklanjuti dengan prioritas."
"Para pelaku sudah kami kenali dan akan segera dilakukan penangkapan," kata Iptu Muhamadong.
Pasca kejadian, suasana Desa Hale sempat memanas.
Namun, aparat kepolisian bersama masyarakat berhasil meredakan situasi.
"Kami juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan tindakan hakim utama sendiri,” tambahnya.
Artikel Terkait
Ibu Muda di Sikka Tewas Usai Tabrak Rumah pada Malam Natal, Begini Kronologinya
Anak 7 Tahun di Sikka Tertabrak Mobil Pick Up saat Menyeberang Jalan, Alami Luka Robek di Kepala
Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Semi Permanen di Sikka, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp400 Juta
Rumah Petani di Sikka NTT Tertimpa Pohon Tumbang, Penghuni Terpaksa Mengungsi
Awal Tahun Baru, 43 Personel Polres Sikka Naik Pangkat dengan Penuh Makna
Pemuda di Bola Sikka Ditemukan Gantung Diri Tak Jauh dari Rumahnya, Begini Kronologinya
Sikka NTT Diterjang Banjir Hebat, 2 Rumah Hanyut Hewan Ternak Ikut Terseret, Kerugian Capai Rp200 Juta, Warga Minta Solusi Cepat!
Tragis! Seorang Nelayan di Sikka Tewas Tersambar Petir, Saksi Mata Beberkan Kronologinya
5 Fakta Nelayan di Sikka NTT Tewas Tersambar Petir, Berawal dari Menggayung Air di Sampan hingga Reaksi Keluarga
Petani 48 Tahun Warga Mapitara Sikka NTT Tewas Ditikam dan Dikeroyok 4 Pria Mabuk saat Malam Tahun Baru