Sabtu, 18 Juli 2026

Kereta Api Pandalungan Tabrak Mobil di Jember Jawa Timur, 3 Orang Terluka

Photo Author
Kartika Dyah Riyani, Portaloka
- Rabu, 25 Desember 2024 | 17:53 WIB
Kereta Api Pandalungan Tabrak Mobil di Jember Jawa Timur, 3 Orang Terluka (Tangkap Layar Kamera Pengawas)
Kereta Api Pandalungan Tabrak Mobil di Jember Jawa Timur, 3 Orang Terluka (Tangkap Layar Kamera Pengawas)

JEMBER, PORTALOKA.ID – Kecelakaan antara KA Pandalungan dengan mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi P 1677 GI pada hari Senin, 23 Desember 2024.

Kejadian ini terjadi di perlintasan tanpa palang pintu Desa Rambigundam, Rambipuji, Jember, Jawa Timur sekitar pukul 10.30 WIB.

Momen kecelakaan tersebut terekam kamera pengawas selama 28 detik.

Dalam video tersebut, terlihat mobil berwarna putih sedang menyebrang di rel kereta api yang tidak berpalang pintu.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Pemotor Tabrak Pedagang Bakso Keliling di Kulon Progo Yogyakarta, Korban Tercebur dan Hanyut ke Parit

Tak berselang lama, sebuah kereta api terlihat melaju kencang dari arah sebelah kiri.

Kerasnya benturan mengakibatkan bagian belakang mobil tersebut ringsek tertabrak KA Pandalungan rute Gambir-Jember.

Penyebab kecelakaan diduga karena sopir yang bernama Lukman Haris (30) tidak menyadari kedatangan kereta api tersebut.

“Mobilnya kan dari selatan, mau menyebrang, tidak melihat ada kereta melintas dari sebelah timur. Tidak tolah-toleh kanan kirinya. Pas begitu dekat, baru di itu ngegas (mobilnya). Akhirnya terdampak bagian mobil yang belakangnya,” ungkap warga setempat yang bernama Sunarto.

Baca Juga: 3 Fakta Kecelakaan Mobil Wisatawan Asal Jakarta di Kulon Progo Yogyakarta, Diduga Sopir Panik hingga BRV Masuk Lubang

Akibatnya pengemudi mobil beserta anak dan istrinya mengalami luka-luka dan dilarikan ke puskesmas Rambipuji untuk mendapatkan perwawatan medis.

“Menangani terjadinya kecelakaan yang berada di Kecamatan Rambipuji, di mana yang terlibat kecelakaan adalah satu unit mobil dengan nomor polisi P-1677 GI dan korban semuanya ada di puskesmas Rambipuji,” ungkap AIPTU Supriyanto.

“Bersama dengan kereta api yang berada dari jalur kereta api yang arahnya dari barat menuju ke timur. Karena terlalu dekatnya, tidak bisa dihindari. Maka terjadi kecelakaan,” pungkasnya.

Insiden ini terjadi di perlintasan yang dijaga swadaya oleh warga setempat, namun pada saat kejadian tidak ada warga yang menjaga perlintasan karena terdapat warga setempat yang meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X