Selasa, 2 Juni 2026

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia Akibat Terperosok Gorong-Gorong Saluran Air di Sedayu, Yogyakarta

Photo Author
- Senin, 16 Desember 2024 | 21:45 WIB
Tim SAR gabungan menemukan pejalan kaki yang terperosok ke dalam gorong-gorong di Sedayu, Bantul, DIY (dok. Kantor Basarnas DIY)
Tim SAR gabungan menemukan pejalan kaki yang terperosok ke dalam gorong-gorong di Sedayu, Bantul, DIY (dok. Kantor Basarnas DIY)

BANTUL, PORTALOKA.ID - Seorang pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan meninggal dunia akibat terperosok gorong-gorong saluran air di Jalan Wates Sedayu depan PLN Sedayu, Bantul, Yogyakarta.

Kronologinya pada hari Minggu sore, 15 Desember 2024, kurang lebih pukul 17.45 WIB ada warga yang melihat korban berjalan dan saat melangkah terjatuh masuk ke saluran air tanpa penutup, situasi pada saat kejadian terjadi hujan dan air memang meluap atau banjir.

Warga yang melihat kemudian mencoba membantu menyelamatkan namun dikarenakan arus deras dan banjir, serta tidak memiliki peralatan yang mumpuni korban pun tidak dapat diselamatkan.

Diduga korban terjatuh karena tidak mengetahui adanya selokan yang terbuka karena medan tertutup air.

Baca Juga: Pejalan Kaki Hanyut di Gorong-gorong Sedayu Bantul Yogyakarta, Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Kasubsi Operasi Kantor Basarnas Yogyakarta, Asnawi Suroso mengungkapkan, pada Minggu, 15 Desember 2024 pukul 18.00 WIB pihaknya mendapat laporan tentang adanya satu orang yang terperosok ke dalam gorong-gorong saluran air.

Penyebabnya diduga akibat genangan air yang cukup deras dan tinggi setelah sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan deras.

Setelah itu tim SAR gabungan segera melakukan upaya evakuasi dan penyelamatan namun upaya tersebut belum berhasil.

Pada Senin pagi sekiranya pukul 07.00 WIB tim SAR gabungan kembali melakukan upaya evakuasi dengan menyusuri aliran gorong-gorong dan membongkar menggunakan eskavator.

Baca Juga: Ekskavator Diterjunkan dalam Evakuasi Pejalan Kaki Hanyut di Gorong-gorong PLN Sedayu Bantul Yogyakarta

"Tim SAR gabungan melakukan upaya evakuasi hingga hari kedua dimulai pukul 07.00 WIB tadi. Kami melakukan pencarian menyusuri aliran gorong-gorong dan membongkar menggunakan eskavator," tutur Asnawi, Senin, 16 Desember 2024 dikutip dari akun X @merapi_uncover.

Adapun tim pencarian terdiri dari Polsek Sedayu, Polair Polres Bantul, Koramil Sedayu, Basarnas DIY, TRC Gamping, FPRB Argomulyo dan relawan Sedayu.

Dengan kerja keras seluruh tim SAR gabungan, korban dapat ditemukan dan dievakuasi di lokasi sesuai dengan perkiraan hasil analisa tim gabungan sekiranya pukul 09.15 WIB.

Korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pun selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara DIY, dan menunggu hasil tim Inafis Polres Bantul.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X