Baca Juga: Pejalan Kaki Hanyut di Gorong-gorong Sedayu Bantul Yogyakarta, Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Sementara Eny Muslimah mengalami luka lecet tangan kanan, lecet kaki kanan, luka nyeri dada dan luka nyeri pinggang.
"Keduanya saat ini masih menjalani observasi di Rumah Sakit Panti Nugroho, Pakem," bebernya.
Secara terpisah, Kanit Laka Satlantas Polresta Sleman AKP Mulyanto mengatakan kedua korban kini sudah pulang dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan.
Ia mengatakan korban tidak mengalani patah tulang.
"(Korban) Rawat jalan, ini sudah pulang. Tidak sampai patah atau apa, lecet-lecet," pungkas dia.
Mulyanto bilang, keluarga korban minta pihak berwajib hentikan kasus hukum.
"Keluarga menghendaki untuk selesai, kami tidak terbitkan LP (laporan polisi) sehingga henti untuk penyelidikannya," kata Mulyanto.
Menurutnya, hal ini tidak diproses hukum karena kedua korban tidak perlu perawatan medis.
Baca Juga: Kohkol Kabuyutan Berusia Lebih Satu Abad di Desa Cibeureum Ciamis Dipamerkan, Warga Bersuka Cita!
Anak-anak korban sudah menerima insiden ini sebagai musibah.
"Lha ini sementara kan kami tidak terbitkan LP ini. Ya karena pertimbangan tadi para korban tidak perlu perawatan, langsung balik kanan, langsung pulang. Anak-anaknya sudah menerima. Bahwasanya ini musibah," jelasnya.
Artikel Terkait
4 Fakta Penemuan Mayat di DAM Kali Code Bantul Yogyakarta, Sempat Dikira Boneka dan Cerita Kronologi Penemuan
Bidan 77 Tahun Jadi Tersangka Perdagangan Orang di Yogyakarta, Harga Bayi Laki-laki Capai Rp85 Juta
6 Fakta Kasus Perdagangan Bayi di Yogyakarta, Bidan Sudah Beraksi Belasan Tahun dan Harga sesuai Jenis Kelamin
Potret Kampung Hindu di Gunungkidul Yogyakarta yang Jarang Diketahui Banyak Orang
Pejalan Kaki Hanyut di Gorong-gorong Sedayu Bantul Yogyakarta, Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Ekskavator Diterjunkan dalam Evakuasi Pejalan Kaki Hanyut di Gorong-gorong PLN Sedayu Bantul Yogyakarta
Honda PCX Seruduk Mobil Suzuki Escudo Parkir di Gamping Sleman Yogyakarta, 1 Orang Meninggal Dunia