“Ini juga akan meminimalkan perilaku korupsi. Keempat, peningkatan partisipasi penyedia karena dengan sistem online penyediaan barang jasa kini lebih mudah berpartisipasi tanpa terkendala oleh lokasi atau birokrasi yang kompleks,” jelas Luhut.
Sebagai contoh, Luhut menyebut, implementasi e-katalog Indonesia berhasil menarik lebih dari 13 ribu penyedia.
Hal ini membuka peluang besar bagi UMKM untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.
“Kelima, optimalisasi anggaran dengan melibatkan analisa data dalam sistem digital pemerintah dapat merancang pengeluaran yang strategis sekaligus memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Prabowo Pasang Badan Beri Modal Usaha Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah, Gerindra: Aku Bersamamu Pak
Respon Sunhaji, Penjual Es Teh yang Viral Dihina Gus Miftah Setelah Dapat Modal Usaha dari Prabowo
Jokowi Kunjungi Prabowo di Kertanegara, Sebut Kunjungan Balasan dan Temu Kangen
Presiden Prabowo Tegaskan PPN 12% Hanya untuk Barang Mewah: Kita Tetap Lindungi Rakyat Kecil
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, Prabowo Perintahkan Aparat Tegas Berantas Korupsi
Prabowo Ingatkan Pejabat Hemat APBN 2025: Perangi Kebocoran di Semua Tingkat!
Sebut Makan Bergizi Gratis Strategis, Prabowo: Kita Akan Berdayakan Ekonomi Pedesaan
Terungkap Kebijakan Prabowo untuk Masyarakat Kurang Mampu, Sri Mulyani: Negara Bantu Melalui Berbagai Instrumen