Sementara itu, Perwakilan Tim Evaluator Provinsi Jawa Barat, Andi Purwoko, menjelaskan, evaluasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga pada dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat, khususnya perempuan.
Program ini, menurutnya, bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan perempuan dalam sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, serta mendorong terciptanya kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
“Verifikasi ini bertujuan untuk melihat apakah program ini benar-benar memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan keluarga mereka,” ujar Andi Purwoko. ***
Artikel Terkait
Diumumkan Hari Ini! Jadwal, Lokasi dan Waktu Tes SKB CAT CPNS 2024, Cek di Sini
Dianggap Hina Pedagang Es Teh, Muncul Petisi Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden, Lebih dari 2 Ribu Orang Sudah Tanda Tangan
Pakuwon Mall Jogja Kebakaran, Sumber Api Berasal dari Lantai UG, Ini Kata Polisi
Begini Kata Pihak Manajemen soal Kebakaran di Pakuwon Mall Jogja
4 Fakta Kontroversi Gus Miftah yang Sebut 'Goblok' ke Penjual Es Teh, Jadi Sorotan Para Tokoh
Prabowo Sebut Rakyat Pasti Bahagia Jika Pemerintah Bersih
Bersih-bersih Gudang, Emak-emak di Bayat Klaten Disembur Kobra Jawa hingga Dilarikan ke Rumah Sakit, Begini Kondisinya
Polsek Karanganom Gerebek Penjual Minuman Keras di Jurangjero Klaten, Puluhan Botol Miras Diamankan