Kamis, 4 Juni 2026

Dianggap Hina Pedagang Es Teh, Muncul Petisi Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden, Lebih dari 2 Ribu Orang Sudah Tanda Tangan

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Rabu, 4 Desember 2024 | 17:08 WIB
Petisi copot Gis Miftah sebagai utusan khusus presiden tembus 2.500 tanda tangan (Tangkapan layar Change.org)
Petisi copot Gis Miftah sebagai utusan khusus presiden tembus 2.500 tanda tangan (Tangkapan layar Change.org)

Baca Juga: Ngaku Bercanda, Gus Miftah Minta Maaf kepada Pedagang Es Teh: Saya Ditegur oleh Bapak Seskab

Menurut Dika, apa yang dilakukan dalam video viral tersebut merupakan gambaran karakter Gus Miftah. Hal itu karena sudah beberapa kali terjadi.

"Untuk itu, agar jajaran bapak sejalan dengan bapak, segara copot Gus Miftah!" pungkasnya.

Dari pantauan Portaloka.id, hingga Rabu sore petisi tersebut telah mendapatkan 2.517 tanda tangan.

Baca Juga: Berbanding Terbalik dengan Gus Miftah, Ustadz Abdul Somad Justru Borong Dagangan Pedagang Es

Gus Miftah Minta Maaf

Diberitakan sebelumnya, penceramah Gus Miftah menjadi sorotan karena melontarkan kata-kata kasar kepada pedagang es teh di tengah jamaah yang hadir pada pengajian tersebut.

"Es teh mu sih ekeh ora? (Es tehmu masih banyak gak?)" tanya Miftah.

"Masih? Ya sana jual, gob*lok," katanya disambut gelak tawa orang-orang di dekatnya.

Baca Juga: Netizen Ramai-Ramai Adukan Gus Miftah ke Prabowo: Ada yang Merendahkan Rakyatmu Pak

Kekinian, Gus Miftah telah meminta maaf dan memberikan klarifikasi atas video viral tersebut.

Bahkan, pendiri Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, DI Yogyakarta itu pun telah menemui Sunhaji, pedagang es teh.

Menurutnya, ucapannya tersebut hanya sebatas bercanda.

"Assalamu'alaikum warrohmatullahi wabarrokatuh. Saya Miftah Habiburrahman menanggapi yang viral hari ini, yang pertama dengan kerendahan hati saya minta maaf atas kekhilafan saya," kata Gus Miftah, dikutip Portaloka.id, Rabu, 4 Desember 2024.

Baca Juga: Viral Video Gus Miftah Olok-olok Penjual Es Teh saat Pengajian, Netizen Geram

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X