Ini angka strong supporter yang jarang terjadi. Bahkan mengalahkan strong supporternya calon gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang 55,4%.
"Kalau merujuk pada hasil survei sebelumnya, tepatnya pada akhir Oktober 2024, potensi kemenangan fenomenal itu sudah terbaca. Makanya, sebulan sebelum hari H Pilkada, kami dari LSI sudah berani publis bahwa Herdiat-Yana potensial menang fenomenal," ungkapnya.
Menurut Toto, hasil survei LSI sebulan sebelumnya memang tak jauh beda dengan hasil quick count. Meskipun, ada penurunan 1% pada Kotak Kosong, dan kenaikan 4% lebih pada Herdiat-Yana.
Faktor ketiga, lanjut Toto, adalah dukungan merata di aneka segmen demografis baik gender, suku, agama, itngkat penghasilan, pendidikan, usia, pemilih partai dan ormas. Termasuk, sudah cukup kokoh di seluruh dapil dan kecamatan.
Baca Juga: Ribuan ASN Pemkab Ciamis Ikut Pecahkan Rekor MURI Pemakaian Sarung Tenun Terbanyak
"Mungkin ini juga yang akhirnya tergambarkan dalam tingkat kepuasan publik yang sangat tinggi kepada Herdiat sebagai incumbent," katanya.
Dijelaskan Toto, ada 85,7% publik yang mengaku sangat puas dan cukup puas terhadap kinerja bupati dan wakil bupati. Hanya 12,5% saja yang mengaku tidak puas sama sekali. Dan itu terkonfirmasi dengan sekitar 10% yang memilih Kota Kosong.
"Yang positif, dari 85,7% yang mengaku puas itu, sekitar 83% yang mengaku menginginkan kembali Herdiat menjadi bupati kembali. Jadi, kalau merujuk data survei, antara elektabiltias, kepuasan dan hasil akhir hitung cepat itu kurang lebih angkanya sama," tambahnya.
Faktor keempat, menurut Toto, karena program dan kegiatan aktif dan massif dari kandidat, khususnya Herdiat yang terus turun ke lapangan meskipun yang dilawan kotak kosong.
Baca Juga: Anak Senja Sini Merapat, Ini 4 Spot Terbaik untuk Menikmati Sunset dan Sunrise di Ciamis
"Saya kira ini salah satu kelebihan sekaligus faktor Herdiat menang fenomenal. Dia tidak terlena, apalagi bersantai ria. Meski yang dilawan Kota Kosong, dia terus bekerja dan turun ke lapangan. Paling tidak itu juga yang terpotret dari survei," ungkapnya.
Terkait dengan anggapan kemenangan yang wajar dan normal saja Herdiat menang telak dan fenomenal karena yang dilawan Kota Kosong, Toto menjelaskan, kalau figurnya tidak kuat bisa saja kalah.
"Walaupun melawan Kotak Kosong, kalau figurnya tak kuat, bisa aja kalah. Dan itu sudah terbukti di Kota Makassar, dimana Kotak Kosong bisa menangkan Pilkada," tegasnya.***
Artikel Terkait
5 Fakta Kecelakaan Nmax di Bantul Yogyakarta, Mayat Ditemukan di Dam Cangkringan dan Diduga Tabrak Pohon
Ide Jualan Dessert Box Mango Regal, Manis Creamy dan Nagih, Intip Resepnya di Sini
Resep Mie Kari Ayam Lezat Gurih dengan Bumbu Meresap, Cocok Jadi Ide Jualan yang Bikin Pelanggan Nagih
Resep Gulai Ikan Goreng ala Chef Rudy Choirudin, Gurih dan Berempah
Resep Pangsit Ayam Kuah Pedas, Ide Jualan Ekonomis Omzetnya Berlapis
Arunika Eatry, Tempat Berburu Kuliner dengan Vibes ala Jepang di Kuningan, Gak Cuma Sekedar Makan Tapi Bisa Sambil Healing