Sementara itu Pusdalops BPBD Kabupaten Klaten, Indiarto mengatakan tawon yang menyerang warga bukan tawon vespa tetapi lebah hutan atau tawon Gung.
"Bukan tawon vespa affinis atau tawon vespa tapi lebah hutan atau tawon Gung."
Baca Juga: Dump Truk Pasir Hantam Truk Tronton di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten, Sopir Sempat Terjepit 1 Jam
"Kalau sengatannya banyak cukup membahayakan, bisa menyebabkan kematian."
"Kalau dokter menyataan harus opnam biar opnam dulu, jangan pulang," kata Indiarto kepada Portaloka.id.
Tim BPBD dan Damkar belum bisa melakukan pemusnahan sarang karena koloni lebah masih berkeliaran di lokasi.
"Jumlahnya ratusan mungkin ribuan."
"Saat kami mengevakuasi motor para korban, lebah masih menyerang," ucapnya. ***
Artikel Terkait
Polsek Tulung Klaten Kawal Ketat Pembersihan APK Pilkada 2024 Memasuki Masa Tenang
1200 Personel Gabungan Siap Amankan Pilkada Serentak 2024 di Klaten
Adu Banteng Truk Merah vs Truk Kuning di Balak Cawas Klaten, 2 Sopir Terjepit Kabin Dilarikan ke Rumah Sakit
Detik-detik Adu Banteng Truk Merah vs Truk Kuning di Balak Cawas Klaten, Terlihat Ada Kepulan Asap
Kondisi 2 Sopir Truk Pasca Adu Banteng di Balak Cawas Klaten, Dibawa ke 2 Rumah Sakit Berbeda
5 Fakta Adu Banteng Truk Merah vs Truk Kuning di Balak Cawas Klaten, Ada Kepulan Asap, Muatan Batu Koral Berserakan hingga Sopir Tergencet Kabin
KPU Klaten Menggelar Lomba Photobooth Challenge di TPS, Cek Syarat dan Ketentuannya di Sini! Ada Hadiah Menarik Lho!
KPU Klaten Bakar Ribuan Surat Suara Sisa dan Rusak Pilkada 2024
Dump Truk Pasir Hantam Truk Tronton di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten, Sopir Sempat Terjepit 1 Jam
5 Fakta Dump Truk Pasir Seruduk Truk Tronton di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten, Ditabrak dari Belakang hingga Sopir Terjepit 1 Jam