“Kemungkinan kerugian negara adalah Rp3,7 miliar. Di bidang narkoba atau narkotika ini adalah hasil bersama dengan polri dan BNN. Jadi tidak hanya bea cukai sendiri,” lanjut Sri Mulyani.
Kemudian penindakan 67 kg narkotika jenis sabu dari 5 kasus di wilayah Aceh, Dumai, Bogor, Lampung dan Jakarta serta Banten. Modus penyelundupan narkotika adalah melalui jalur laut dan ekspedisi.
Baca Juga: Prabowo Temui Biden, Indonesia-AS akan Majukan Pendidikan Sains hingga Kewirausahaan
“Kemudian kerja sama Polri, BNN dengan bea cukai terdapat penindakan 48 ribu butir jenis MDMA dan 7,6 kg narkotika yang berasal dari 4 kasus di wilayah Jakarta dan Banten,” papar Sri Mulyani.
Penindakan lainnya di bidang narkoba adalah ditahannya 23 kg narkotika jenis ganja, 3 ribu butir psikotropika, 2,28 kg psikotropika jenis Happy Water.
“Jadi kita bayangkan setiap bulannya sudah lebih dari 5 ribu yang kita lakukan. Nilai barangnya Rp6,1 triliun dan potensi kerugian negara bisa mencapai Rp3,9 triliun,” jelasnya.
Selain itu, penindakan impor dengan nilai Rp4,6 triliun untuk komoditas yang dominasinya adalah dalam bentuk tekstil dan barang-barang produk tekstil.
“Untuk itu kami mampu untuk memulihkan penerimaan negara untuk mendapatkan ultimum remedium sebesar Rp55,6 miliar dari 1.390 penindakan bidang cukai,” kata Sri Mulyani. ***
Artikel Terkait
Ide Jualan Klepon Ubi Ungu Modal Ekonomis Auto Untung Berlimpah, Cek Resepnya di Sini! Makanan Tradisional yang Cocok untuk Berbagai Acara
Prabowo Langsung Terbang ke Peru Usai Kunker di AS, Disambut Meriah Pasukan Jajar Kehormatan
Potret Antusias Sambut Prabowo, Ibu-ibu KBRI Peru: Kami Sangat Bangga
3 Rekomendasi Tempat Wisata di Tawangmangu, Tempatnya Adem dan Viewnya Indah Bikin Betah
Weekend Waktunya Piknik! Ini 3 Rekomendasi Waterpark di Bogor yang Cocok Buat Liburan Keluarga
Resep Cimol Keju Anti Alot ala Chef Devina Lengkap dengan Bumbu Pedas Daun Jeruk, Buat Cemilan atau Ide Jualan Oke Banget