"Kami panggil Tim Medis dari Puskemas."
"Berdasarkan pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan," kata AKP Ibnu Suryatno kepada Portaloka.id.
AKP Ibnu Suryatno menyebutkan, korban diduga meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya.
"Kemungkinan kemungkinan komorbid jantung dan faktor usia."
"Diduga korban ini baru jalan-jalan, cari udara segar namun karena kondisi tidak memungkinan karena kelelahan," ucapnya.
Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
AKP Ibnu Suryatno mengatakan pihak keluarga korban sudah menerima peristiwa tersebut.
"Sudah tua, mungkin faktor lupa, pikun, mau pulang juga bingung."
"Sudah ditemukan keluarganya, sudah menerima," imbuhnya. ***
Artikel Terkait
4 Rekomendasi Kolam Renang di Klaten HTM Rp 10 Ribuan, Ada Khusus Muslimah hingga Bernuasa Bali Dikelilingi Persawahan
Tak Bisa Lepas Cincin Monel di Jari Telunjuk, Warga Jatinom Klaten Datangi Kantor Damkar
Remaja di Klaten Dibacok Pakai Celurit oleh Gerombolan Pemotor di Demak Ijo Karangnongko
Begini Kondisi Remaja di Klaten setelah Dibacok Pakai Celurit oleh Gerombolan Pemotor di Demak Ijo Karangnongko
Kronologi Remaja di Klaten Dibacok Pakai Celurit oleh Gerombolan Pemotor di Demak Ijo Karangnongko, Berawal Cari Makan Bareng Temannya
Pelaku Pembacokan Remaja oleh Gerombolan Pemotor di Demak Ijo Karangnongko Klaten Sudah Ditangkap
Ratusan Pelajar di Klaten Deklarasi Dukung Presiden Prabowo Berantas Narkoba, Miras dan Judi
Kronologi Penangkapan 3 Pelaku Pembacokan Remaja oleh Gerombolan Pemotor di Demak Ijo Karangnongko Klaten, Berawal dari Keterangan Teman Pelaku
Identitas 3 Pelaku Pembacokan Remaja oleh Gerombolan Pemotor di Demak Ijo Karangnongko Klaten, Anak Dibawah Umur, Berstatus Pelajar
Polres Klaten Tingkatkan Pengawasan Kenakalan Remaja, Kapolres: Jangan Sampai Terus Berulang