"Kita juga akan koordinasi dengan petugas kepolisian yang ada di Banguntapan," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial R, warga Desa Belang Wetan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah dirampok oleh bosnya, Sabtu malam, 7 September 2024 di daerah Gondang, Kecamatan Kebonarum.
Saat itu, pria berusia 25 tahun tersebut mencari pekerjaan di angkringan tapi malah dirampok oleh bosnya sendiri.
Pelaku membawa kabur sepeda motor Honda CRF, HP, dan sejumlah uang milik korban.
Aipda Yanuar Ichsan mengatakan R diminta datang ke lokasi yang sudah ditentukan oleh pelaku lalu diberi minuman kopi dan diminta untuk menghabiskannya.
"Korban datang, diajak kerja di angringan."
"Korban disuruh untuk memotong tempe untuk jualan angkringan itu."
“Dia juga diberi kopi oleh pelaku dan diminta untuk menghabiskannya,” kata Aipda Yanuar Ichsan.
Setelah minum kopi itu, korban diajak membuka angkringan.
Tak lama kemudian, korban merasa dadanya berdetak kencang.
“Setelah kopi diminum habis, korban itu merasakan dadanya, jantungnya berdetak kencang, merasa pusing juga. Setelah itu korban sudah tidak ingat apa-apa lagi,” ucapnya.
Artikel Terkait
3 Rekomendasi Bakso Enak Sekitar Alun-Alun Klaten dengan Rating Tinggi, Harganya Gak Bikin Kantong Bolong
Kronologi Balita Lempar HP ke Sumur Sedalam 8 Meter di Wonosari, Klaten, hingga Damkar Turun Tangan untuk Evakuasi Ponsel
Hari Sumpah Pemuda, 500 Orang Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter di Komplek Candi Untoroyono, Klaten
KPU Klaten Libatkan Emak-emak sebagai Petugas Sortir dan Pelipatan Surat Suara Pilkada Serentak 2024 Gubernur Jawa Tengah serta Bupati
Gercep! Jalan Bergelombang di Jalan Nasional ByPass Tegalyoso - Srago, Klaten Diperbaiki
Banjir Jumlah Peminat, Ternyata Segini Gaji Petugas Pelipat Surat Suara Pilkada 2024 KPU Klaten
Tenda Acara Penutupan TMMD di Cawas, Klaten Ambruk Disapu Angin Kencang
Rincian Tarif Tol Jogja - Solo Segmen Kartasura - Klaten Semua Golongan Kendaraan, Berlaku Mulai 2 November 2024
Ayo Piknik! Kabupaten Klaten Akhirnya Punya Museum Daerah, Bisa Lihat Benda Bersejarah dari Arca, Batu Candi hingga Mata Uang VOC
Polres Klaten Bagikan Buku Saku Pedoman Netralitas Anggota Polri Panduan Tegas dalam Pilkada 2024