Kamis, 4 Juni 2026

Bos Angkringan yang Beri Kopi Lalu Rampok Honda CRF dan HP Anak Buah di Kebonarum, Klaten Ditangkap saat Mabar Mobile Legends

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Jumat, 1 November 2024 | 15:02 WIB
ILUSTRASI - Tim Resmob Polres Klaten, Jawa Tengah berhasil menangkap bos angkringan yang merampok sepeda motor, ponsel, dan uang milik karyawannya.  (Freepik.com/gratispik)
ILUSTRASI - Tim Resmob Polres Klaten, Jawa Tengah berhasil menangkap bos angkringan yang merampok sepeda motor, ponsel, dan uang milik karyawannya. (Freepik.com/gratispik)

Baca Juga: Polisi Periksa 3 Saksi Kasus Bos Angkringan Beri Kopi Lalu Gondol Honda CRF dan HP Milik Pria di Klaten

"Kita juga akan koordinasi dengan petugas kepolisian yang ada di Banguntapan," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial R, warga Desa Belang Wetan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah dirampok oleh bosnya, Sabtu malam, 7 September 2024 di daerah Gondang, Kecamatan Kebonarum.

 

Saat itu, pria berusia 25 tahun tersebut mencari pekerjaan di angkringan tapi malah dirampok oleh bosnya sendiri.

Pelaku membawa kabur sepeda motor Honda CRF, HP, dan sejumlah uang milik korban.

Baca Juga: Kronologi Balita Lempar HP ke Sumur Sedalam 8 Meter di Wonosari, Klaten, hingga Damkar Turun Tangan untuk Evakuasi Ponsel

Aipda Yanuar Ichsan mengatakan R diminta datang ke lokasi yang sudah ditentukan oleh pelaku lalu diberi minuman kopi dan diminta untuk menghabiskannya.

"Korban datang, diajak kerja di angringan."

"Korban disuruh untuk memotong tempe untuk jualan angkringan itu."

“Dia juga diberi kopi oleh pelaku dan diminta untuk menghabiskannya,” kata Aipda Yanuar Ichsan.

Baca Juga:  4 Fakta Mahasiswi UMS Asal Manokwari Naik Vario Tabrak Pikap Isuzu di Jalan Jogja - Solo Klaten, Terrekan CCTV hingga Kondisi Kendaraan

Setelah minum kopi itu, korban diajak membuka angkringan.

Tak lama kemudian, korban merasa dadanya berdetak kencang.

“Setelah kopi diminum habis, korban itu merasakan dadanya, jantungnya berdetak kencang, merasa pusing juga. Setelah itu korban sudah tidak ingat apa-apa lagi,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X