KLATEN, PORTALOKA.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah melaksanakan proses sortir dan pelipatan surat suara Pilkada Serentak 2024.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gudang KPU Klaten, Rabu pagi, 30 Oktober 2024.
Tahapan tersebut melibatkan 120 petugas sortir dan pelipatan surat suara.
Petugas sortir dan pelipatan surat suara berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten.
Proses pelipatan surat suara juga melibatkan sejumlah emak-emak.
Mereka bekerja sabagai petugas pelipat kertas suara.
Sejumlah emak-emak mengaku senang bisa bekerja menjadi petugas pelipat kertas suara.
Dalam kesehariannya, mereka ada yang menjadi Ibu Rumah Tangga (IRT) dan pedagang makanan.
Upah yang mereka peroleh menjadi petugas sortir dan pelipat kertas suara Pilkada Serentak 2024 akan jadi tambahan pemasukan untuk ekonomi keluarga.
"Saya sehari-hari sebagai ibu rumah tangga. Dengan gabung sebagai petugas ini ya lumayan dan bisa buat jajan, nambah pemasukan," kata Anisa Liyani.
"Ya cari modal untuk jualan sate dan ayam panggang di pasar Klaten. Sementara libur jualannya, bukanya kalau sudah selesai dari sini," ucap Sukinah.
Sementara itu, petugas KPU Klaten, Samsul Huda menjelaskan proses sortir dan lipat surat suara dimulai pada Selasa, 29 Oktober 2024.
Artikel Terkait
Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai di Desa Kalikebo, Klaten, Begini Kondisinya saat Ditemukan
2 Sarang Tawon Vespa Affinis Dievakuasi dari Kuburan di Polanharjo, Klaten, Sempat Menyerang Warga
Pria 60 Tahun di Delanggu, Klaten Tewas Tergantung di Rumahnya, Ditemukan oleh Anaknya saat Kirim Sarapan
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai di Desa Kalikebo, Klaten, Berawal dari Warga Curiga Lihat Bekas Galian Tanah
4 Fakta Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai di Desa Kalikebo, Klaten, Warga Lihat Bekas Galian Tanah hingga Kondisi saat Ditemukan
Debat Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Klaten Diwarnai Aksi Tegang Pendukung Paslon dengan Polisi Gegara Parkiran Kendaraan
Damkar Evakuasi HP yang Dilempar Balita ke Sumur Sedalam 8 Meter di Wonosari, Klaten, Kesal Ponsel Mati Gegara Baterai Habis
Kronologi Balita Lempar HP ke Sumur Sedalam 8 Meter di Wonosari, Klaten, hingga Damkar Turun Tangan untuk Evakuasi Ponsel
Hari Sumpah Pemuda, 500 Orang Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter di Komplek Candi Untoroyono, Klaten