Kamis, 4 Juni 2026

Pabrik Mix Beton di Sedayu Yogyakarta Buka Suara Soal Katup Rusak Picu Debu Beterbangan, Operasional Dihentikan Sementara

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:37 WIB
Katup Penampung Semen di Pabrik Mix Beton Sedayu Yogyakarta Rusak, Efeknya Mirip Asap Erupsi Gunung, Tidak Ada Korban Jiwa (IG @merapi_uncover)
Katup Penampung Semen di Pabrik Mix Beton Sedayu Yogyakarta Rusak, Efeknya Mirip Asap Erupsi Gunung, Tidak Ada Korban Jiwa (IG @merapi_uncover)

PORTALOKA.ID - Pabrik Mix BetonPT Varia Usaha Beton buka soal abu beterbangan gegara katup silo rusak pada Selasa, 22 Oktober 2024 pukul 09.30 WIB.

TKP ada di Jalan Wates Km 13, Kalurahan Argosari, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Akibat peristiwa ini abu pekat berwarna cokelat beterbangan hingga ke pemukiman warga dan ganggu jarak pandang pengendara.

Kepala Plan PT Varia Usaha Beton, Camdani, mengatakan kejadian bermula saat pihaknya mengisi fly ash atau salah satu campuran dalam konstruksi beton.

Baca Juga: Katup Penampung Semen di Pabrik Mix Beton Sedayu Yogyakarta Rusak, Efeknya Mirip Asap Erupsi Gunung, Tidak Ada Korban Jiwa

Lalu mesin silo bermasalah hingga sebabkan kebocoran.

Alhasil fly ash turun ke bawah dan beterbangan karena adanya tiupan angin.

"Intinya di hari ini tanggal 22 Oktober tadi pagi, jam 09.30 WIB terjadi trouble pada saat pengisian fly ash. Akibat trouble tersebut akhirnya bocor, fly ash-nya turun ke bawah dan akhirnya debu dari fly ash-nya mabul kena angin beterbangan," jelas Camdani.

Ia membantah debu pekat itu terdapat material berat seperti pasir atau semen.

Baca Juga: Polisi Temukan Pemicu Kecelakaan Karambol 4 Truk di Jalan Yogyakarta- Wates Bantul Yogyakarta, Belum Ada Tersangka, Ini Alasannya

"Yang benar itu debu fly ash, jatuh turun itu tadi karena ada kebocoran. Bukan semen yang bocor," ujarnya.

Camdani bilang, peristiwa itu terjadi selama kurang dari 5 menit.

Kemudian pihaknya ambil langkah cepat untuk menutup jalan di dekatnya agar tak menganggu pengendara.

Lebih lanjut katanya, pabrik langsung lakukan pembersihan hingga memanggil pemadam kebakaran untuk menyemprotkan air di TKP.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X