CIAMIS, PORTALOKA.ID - Dalam rangka memeriahkan Reuni Akbar Alusmanis ke-4, Ikatan Alumni SMAN 1 Ciamis bekerjasama dengan Rumah Sakit Orthopaedi Ciamis (RSOP Ciamis) menggelar Trail FunRun 2024.
Trail FunRun merupakan acara lari yang diadakan di jalur alam terbuka dengan medan yang menantang dan beragam.
Rute yang dilalui biasanya berupa tanah berbatu, hutan, perbukitan, perkebunan,dan pedesaan.
Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman berlari yang berbeda dari lari di jalan raya, dengan suasana yang lebih dekat dengan alam.
Nah, bagi kamu para runners yang ingin menikmati suasana alam dengan cara yang berbeda, segera daftarkan diri untuk mengikuti Trail FunRun 2024.
Rute dan Tempat Pelaksanaan
Kegiatan Trail FunRun 2024 akan digelar pada 7 Desember 2024, bertempat di Bumi Galuh Satria
Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Dengan mengambil start dari Bumi Galuh Satria, peserta harus menempuh rute sejauh 7 kilometer.
Panitia telah menentukan rute yang harus dilalui para peserta, yakni start dari Bumi Galuh Satria, kemudian melewati Leuwi Paku Park, dan Taman Budaya Caruluk Majaprana.
Selanjutnya, peserta menuju ke perempatan jalan Timbang Windu, lalu menyusuri jalan nasional, Pamalayan Kulon dan masuk kembali ke jalan Majaprana, kemudian finish di Bumi Galuh Satria.
Baca Juga: KPU Ciamis Gelar Lomba Stand Up Comedy Pilkada 2024 Berhadiah Rp22,5 Juta, Ini Syarat Pendaftarannya
Syarat dan Waktu Pendaftaran
Artikel Terkait
Resep Sambal Ikan Tongkol Lezat Pedas dan Gurih Menggugah Selera
Besok Peringatan Hari Santri 2024, Libur atau Tidak?
4 Fakta Kecelakaan Maut Vario Tabrak Truk Terparkir di Kulon Progo Yogyakarta, Sopir Diamankan Polisi
10 Link Twibbon Hari Santri 2024, Yuk Ramaikan Peringatannya dengan Foto Terbaikmu, Cocok Jadi Status di WA dan IG
4 Fakta Kecelakaan Peugeot Tergencet Dua Truk di Ring Road Maguwoharjo Yogyakarta, Terungkap Kondisi Korban
Cara Membuat Ayam Karaage ala Marinasi Mayo Pedas, Kuliner Khas Jepang dengan Bumbu Lokal
Salah Satu Tersangka Pengeroyokan ABG 16 Tahun hingga Tewas di Bantul Yogyakarta, Ternyata Residivis