“Kami memiliki sejarah untuk selalu bersikap netral, ketika seorang pemimpin Indonesia meninggalkan tradisi ini, dia membawa kita ke dalam bencana. Jadi kami menghormati Amerika, kami ingin lebih banyak partisipasi Amerika di sini, tapi kami juga menghormati Tiongkok.” kata Prabowo di Time.
Untuk itu, Prabowo sangat menghormati setiap kekuatan besar baik itu Tiongkok maupun Amerika Serikat.
“Kami menghormati semua kekuatan besar, Tiongkok adalah peradaban yang hebat. Dan Amerika Serikat adalah negara dengan kekuatan besar, namun terkadang melakukan kesalahan. Mereka lupa siapa teman sejati mereka,” kata Prabowo
Satu tujuan yang pasti bagi Prabowo, menjadi Presiden RI tak lain dan tak bukan hanya untuk kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.
Baca Juga: Jokowi dan Prabowo Senantiasa Kompak Jelang Pelantikan, Pengamat: Adem Disukai Rakyat
“Beberapa bagian pemerintahan AS, pada titik tertentu, mempunyai pendapat tentang saya. Tapi saya selalu mengutamakan kepentingan rakyat saya,” jelas Prabowo ke Majalah Time.***
Artikel Terkait
ABG 16 Tahun Tewas Dikeroyok, Pamit Kerjakan Tugas Kelompok, Ditemukan Meninggal Dunia di Tempat Penggergajian Kayu di Bantul Yogyakarta
Kronologi Mobil Nissan Livina Tabrak Lari di Sejumlah Tempat di Solo dan Sukoharjo, Panik Dikejar Massa Pelaku Pilih Tancap Gas
Ngopi Sufi: Mama Rohel Protes Punggawa Adipati
Ditemukan Mayat Kakek Berusia 72 Tahun di Bantul Yogyakarta, Kondisi Membusuk dengan Posisi Tengkurap
7 Fakta ABG Tewas di Tempat Penggergajian Kayu Bantul Yogyakarta, Ada 11 Tersangka dan Korban Dikeroyok di 4 Lokasi
Statistik Pendaftar PPPK Guru, Nakes dan Teknis, Lebih dari 3 Ribu Pelamar Tidak Memenuhi Syarat