Kamis, 4 Juni 2026

BRI Berhasil Ciptakan Pemerataan Ekonomi yang Inklusif Melalui AgenBRILink, hingga Agustus 2024 Jumlahnya Mencapai 1 Juta Agen

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 19:54 WIB
Melalui AgenBRILink, bank BRI berhasil menciptakan pemerataan ekonomi hingga ke pelosok Indonesia.  (Istimewa)
Melalui AgenBRILink, bank BRI berhasil menciptakan pemerataan ekonomi hingga ke pelosok Indonesia. (Istimewa)

JAKARTA, PORTALOKA.ID - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memiliki peran penting dalam pembangunan Indonesia.

Melalui inisiatif AgenBRILink, BRI membuktikan peranannya dalam menciptakan pemerataan ekonomi yang inklusif di seluruh Indonesia.

BRI terus berupaya menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang sebelumnya tidak tersentuh layanan perbankan, salah satunya melalui AgenBRILink ini.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa keberadaan AgenBRILink tidak hanya membuka dan mendekatkan akses keuangan semata, namun menciptakan sharing economy bagi masyarakat.

Baca Juga: Pengusaha Jambu di Kudus Sukses Kembangkan Usaha Berkat Pemberdayaan BRI, Ini Kisahnya

Hingga akhir Agustus 2024 tercatat BRI telah memiliki tak kurang dari 1 juta Agen BRILink yang tersebar di 62 ribu desa di seluruh Indonesia.

Agen-agen ini berhasil mencatatkan volume transaksi sebesar Rp1.037 triliun.

Menurut Sunarso, volume transaksi dan pendapatan yang besar tersebut menarik dan mendorong antusiasme masyarakat untuk menjadi AgenBRILink.

Sunarso menambahkan, dari total transaksi AgenBRILink sebesar Rp1.400 triliun pada tahun 2023, Agen BRILink bisa mendapatkan Rp3 sampai Rp4,5 triliun atau 2 sampai 3 kali lipat dari fee yang diterima BRI. Hal ini merupakan bentuk sharing economy yang nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: BRI Kembali Gelar Program Pengusaha Muda BRILiaN 2024 untuk Tumbuhkan Semangat Entrepreneurship Generasi Muda

“Kenapa? Karena begitu orang bayar fee transaksi Rp5.000, Rp2.000 setor ke bank, Rp3.000 untuk agen. Tapi apakah mereka terima 3.000? Belum tentu karena rata-rata banyak yang bayar uangnya pecahannya 10.000 atau 20.000 kembali 5.000 atau 15.000 biasanya tidak di ambil. Karena fee tersebut masih lebih murah dibandingkan apabila harus pergi ke bank yang jaraknya cukup jauh,” ungkap Sunarso.

Sunarso menjelaskan bahwa jumlah desa di Indonesia setidaknya ada 75 ribu, dengan jumlah agen yang mencapai 1 juta dan tersebar di 62 ribu desa.

“Artinya satu desa sudah ada beberapa AgenBRILink dan menjangkau lebih dari 80% wilayah Indonesia”, kata Sunarso di acara Indonesia Future Policy Dialogue yang diselenggarakan Katadata Indonesia, Rabu, 9 Oktober 2024.

Sunarso berharap AgenBRILink dapat turut mendorong pertumbuhan perekonomian nasional secara merata di seluruh wilayah Indonesia melalui sharing economy berupa penyediaan lapangan kerja.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X