Semua barang bukti langsung dibawa ke Polres Klaten untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami berkomitmen untuk terus menggelar operasi serupa guna memastikan situasi kondusif menjelang Pilkada."
"Minuman keras sering kali menjadi pemicu gangguan ketertiban, dan ini yang ingin kami antisipasi sejak dini,” tambah Kompol Tegar.
Ops Pekat ini merupakan bagian dari langkah preventif Polres Klaten untuk menciptakan suasana aman dan tertib, terutama menjelang Pilkada 2024.
Dengan terjaganya keamanan, diharapkan Pilkada dapat berlangsung dengan lancar tanpa gangguan yang diakibatkan oleh penyalahgunaan miras atau tindak kriminal lainnya.
Polres Klaten mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Selain itu masyarakat juga diminta untuk melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan, guna mendukung terciptanya situasi yang kondusif selama masa Pilkada 2024. ***
Artikel Terkait
Kronologi Kebakaran Kandang yang Akibatkan 40 Ribu Ayam Terpanggang, di Juwiring, Klaten, Begini Kata Polisi
5 Fakta Kebakaran Kandang Ternak di Juwiring, Klaten, Puluhan Ribu Ayam Mati hingga Kerugian Miliaran Rupiah
Polsek Kebonarum, Klaten Lakukan Operasi Mantap Praja dengan Sasaran Premanisme dan Parkir Liar, Begini Hasilnya
Kucing Mixdom Masuk Sumur Sedalam 8 Meter di Dusun Bendogantungan, Klaten, Begini Kondisinya saat Diselamatkan Tim Animal Rescue Damkar
Viral Video Wanita dari Klaten Mengaku Ditipu Panita Fun Bike HUT Jogja di Alun-alun Kidul: Sepi, Panitinya Kabur
3 Fakta Kucing Mixdom Masuk Sumur Sedalam 8 Meter di Dusun Bendogantungan, Klaten, Dilaporkan oleh Pemilik hingga Proses Evakuasi
14 ABG di Klaten Konvoi Motor Bawa Pedang Ditangkap Polisi, Polres akan Tindak Tegas kalau Melanggar Hukum
Kakek 75 Tahun di Desa Mrisen, Klaten Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter, Begini Kondisinya saat Dievakuasi oleh Tim Damkar
Kronologi Kakek 75 Tahun di Desa Mrisen, Klaten Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter, Berawal dari Suara Teriakan Keluarga Lalu Terbangun
4 Fakta Kakek 75 Tahun di Desa Mrisen, Klaten Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter, Kondisi Mbah Sumarno hingga Proses Evakuasi 1 Jam