Kegiatan ini, kata AKP Arif, juga mencerminkan semangat kebersamaan dan persaudaraan di lingkungan Polres Boyolali, di mana seluruh anggota turut merasakan duka yang mendalam atas kepergian Almarhum.
"Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai satu keluarga besar Polri. Kami berharap dengan doa yang tulus ini, Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan," imbuhnya.
Baca Juga: 4 Fakta Mobil Kapolres Boyolali Kecelakaan di Tol Batang, Kronologi hingga Kondisi Korban
Kegiatan sholat ghaib dan doa bersama berlangsung dengan penuh kekhidmatan, hal ini menunjukkan solidaritas dan rasa hormat yang mendalam dari seluruh anggota Polres Boyolali kepada sosok almarhum AKBP Muhammad Yoga.
Diberitakan sebelumnya, mobil yang ditumpangi AKBP Muhammad Yoga kecelakaan di Tol Batang, tepatnya di Jalan Tol Pemalang-Batang KM 346 Jalur B wilayah Desa Kandeman, Kecematan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Selasa, 1 Oktober 2024.
Mobil yang Toyota Fortuner yang membawa Kapolres Boyolali menabrak truk bermuatan tiang listrik hingga ringsek.
Alhasil, sopir dan ajudan Kapolres Boyolali meninggal di lokasi kejadian.
Baca Juga: Mobil Kapolres Boyolali Kecelakaan di Tol Batang, Tabrak Truk Tronton, Sopir dan Ajudan Meninggal
Sementara Kapolres Boyolali mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di RS Tlogorejo Kota Semarang.
Kapolres Boyolali dinyatakan meninggal dunia setelah hampir sepekan menjalani perawatan.
Jenazah AKBP Muhammad Yoga dimakamkan di Depok Jawa Barat pada hari ini, Senin, 7 Oktober 2024.
***
***
Artikel Terkait
Cocok untuk Camilan saat Arisan dengan Bestie, Resep Putu Ayu Ubi Ungu yang Bikinnya Sat Set, Bahanya Ekonomi Bisa Jadi Ide Jualan Rp 2 Ribuan
Resep Pizza Jagung Mini untuk Hidangan Acara Ulang Tahun si Kecil, Cocok untuk Ide Jualan Rp 5 Ribuan Hasilkan Cuan, Cara Bikinnya Sederhana
Sosok AKBP Muhammad Yoga, Kapolres Boyolali yang Meninggal Dunia usai Kecelakaan di Tol Batang
Seorang Pria Asal Pleret Bantul Yogyakarta Ditemukan Tewas dalam Rumah, Jasad Sudah Membusuk, Ditemukan Warga
Kronologi Kakek 75 Tahun di Desa Mrisen, Klaten Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter, Berawal dari Suara Teriakan Keluarga Lalu Terbangun
4 Fakta Kakek 75 Tahun di Desa Mrisen, Klaten Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter, Kondisi Mbah Sumarno hingga Proses Evakuasi 1 Jam