Kamis, 4 Juni 2026

Kasus Sabu di Klaten Masih Tinggi, Bupati Sri Mulyani Ajak Masyarakat Menjahui Narkoba: Tinggalkan, Masa Depan Tidak Baik

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 09:22 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, memusnahkan barang bukti sejumlah perkara tindak pidana umum yang sudah berkekuatan hukum tetap.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, memusnahkan barang bukti sejumlah perkara tindak pidana umum yang sudah berkekuatan hukum tetap.

KLATEN, PORTALOKA.ID - Kasus narkoba di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah masih tinggi.

Terkait hal itu, Bupati Klaten, Sri Mulyani ajak masyarakat untuk menjauhi barang haram tersebut.

Sri Mulyani mengungkapkan narkoba merupakan neraka bagi masyarakat, terutama yang masih usia anak-anak.

Ia meminta agar warga Klaten menjauhi tindak kejahatan termasuk tidak mengonsumsi narkotika. 

Baca Juga: 5 Fakta Kebakaran Kafe di Lantai 2 Pasar Pedan, Klaten, Kata Polisi soal Dugaan Penyebab hingga Besaran Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

"Intinya masyarakat, jauhi narkoba. Kalau anak-anak muda itu jauhi. Itu adalah neraka kalian," kata Sri Mulyani, Senin, 30 September 2024.

Menurut Sri Mulyani narkoba tidak baik bagi masa depan.

Ia berharap masyarakat Klaten bisa meninggalkan berbagai jenis narkoba.

"Itu masa depan kalian jelas tidak baik kalau masih berani kalau mengkonsumsi narkoba. Harapan saya jauhi, hindari, tinggalkan," katanya.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Kafe di Lantai 2 Pasar Pedan, Klaten, Begini Kata Polisi soal Dugaan Penyebabnya

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, memusnahkan barang bukti sejumlah perkara tindak pidana umum yang sudah berkekuatan hukum tetap. (Tim Portaloka.id)

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Klaten Faizal Banu mengatakan kasus narkoba yang berkaitan dengan sabu-sabu di Klaten masih tinggi.

Faizal Banu menyebutkan dari beberapa barang bukti yang dimusnahkan di kantor Kejari, Klaten, obat-obatan dan sabu-sabu yang paling banyak.

"Banyak sekali, menjadi keprihatinan kita semua, Ibu Bupati, bahwa sabu-sabu masih cukup tinggi," kata Faizal Banu.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X