Namun, peringatan itu tak digubris oleh korban yang sedang berada di perlintasan kereta itu.
"Pada kejadian tersebut kereta api Fajar Utama Solo dari arah Jakarta sudah membunyikan suling lokomotif berulang kali dan kemudian waktu yang berdekatan dari jalur hilir melintas kereta api Kertajaya jurusan Surabaya-Pasarsenen dari arah Tanjugrasa, namun warga tidak berpindah sehingga temperan tidak terhindarkan," ungkap Rokhmad.
3. Anak Korban Saksikan Ibunya Meninggal Tertabrak Kereta
Pilunya, anak korban menyaksikan langsung di depan matanya sang ibunda tewas tertabrak kereta.
Sebelum kejadian, seorang ibu yang menjadi korban sempat meminta tolong anaknya untuk merekam momen saat dirinya berada di pinggir rel kereta.
"Nak videoin ini, mama mau ini kereta," ujar wanita tersebut sebelum tewas tersambar kereta.
"Eh entong (jangan)," jawab anak dalam bahasa Sunda yang tak ikut mendekati rel kereta.
Anak tersebut akhirnya merekam dan memberikan ponselnya kepada sang ibu.
Beberapa saat kemudian, bocah itu meneriaki ibunya dan memberi tahu bahwa akan ada kereta yang melintas.
Nahas, kereta langsung menyambar ibunya dan ponsel pun jatuh ke tanah.
Seketika itu juga, sang anak yang mengenakan baju merah berlari dan meneriaki ibunya yang tewas tertabrak kereta.
Tangis bocah itu pun tak terbendung.
Artikel Terkait
El Rumi dan Syifa Hadju Kegirangan Lihat Alyssa Daguise Pamer Cincin dari Al Ghazali: Siap-siap Jahit Kain
KPU Jawa Barat Tetapkan Nomor Urut Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar pada Pilkada 2024, Ini Urutannya
7 Potret Bikin Baper Momen Al Ghazali Melamar Alyssa Daguise di Atas Kapal Danau Komo, Italia 'Aku Pria Paling Bahagia di Dunia'
Solusi Wamentan Sudaryono saat Dicurhati Petani di Klaten Trauma Tanam Lagi karena Serangan Hama Tikus dan Gagal Panen
Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan Dapat Nomor Urut 4: Filosofi Dasar Kesundaan Untuk Mewujudkan Jawa Barat Istimewa
Resep Jamur Tiram Saus Teriyaki, Menu Lezat di Tanggal Tua yang Kenyal, Gurih dan Menggugah Selera